News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Sindikat Joki UTBK di Unej, Seperangkat Elektronik Mulai dari PC hingga Printer Diamankan

Pihak Universitas Jember (Unej) mengamankan sejumlah perangkat elektronik yang diduga menjadi bagian sindikat perjokian Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025.
Sabtu, 3 Mei 2025 - 19:28 WIB
UTBK
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak Universitas Jember (Unej) mengamankan sejumlah perangkat elektronik yang diduga menjadi bagian sindikat perjokian Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025.

"Kami sudah menemukan perangkat proxy tersembunyi terdiri atas 2 mini personal computer (PC), 1 router, dan Uninterruptible Power Supply (UPS) dalam kardus printer yang diduga digunakan untuk akses masuk ke komputer peserta UTBK," kata Koordinator Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pusat UTBK Unej Prof. Bayu Taruna di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) merilis informasi terjadinya kecurangan UTBK SNBT terjadi di Unej yakni potensi adanya upaya remote access terhadap PC/komputer peserta ujian di salah satu lokasi UTBK SNBT 2025 di kampus Unej.

Panitia Pusat SNPMB mengingatkan panitia di Unej pada 23 April 2025 tentang potensi adanya upaya remote access terhadap komputer peserta ujian di salah satu lokasi UTBK SNBT 2025 di kampus tersebut, sementara pelaksanaan UTBK SNBT dilaksanakan pada 23 April-3 Mei 2025

"Kami langsung melacak sumber remote acces itu pada hari pertama ujian dan berencana menangkap tangan pelaku perjokian, namun sumber tersebut sudah mematikan perangkatnya pada pukul 16:00 WIB, sehingga kami tidak bisa melacaknya," tuturnya.

Pada hari kedua pelaksanaan UTBK, tim bergerak kembali dan mencari sumber yang mencoba mengakses komputer peserta dan akhirnya ditemukan di salah satu ruangan yang berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan lokasinya berada di atas lemari.

"Perangkat proxy terdiri atas 2 mini PC, 1 router, dan UPS dalam kardus printer diletakkan di atas lemari dan diapit oleh 2 printer yang tidak digunakan, sehingga lokasinya tersembunyi untuk mengelabui orang lain," katanya.

Bayu yang juga pakar TIK itu menduga bahwa perangkat elektronik tersebut bisa jadi bagian dari sindikat perjokian karena sudah diletakkan di ruangan administrasi FEB oleh oknum pegawai honorer tersebut sejak Oktober 2024.

"Aplikasi yang ditanam di proxy itu dibuat pada 2019 dan harga satu paket perangkat itu lebih dari Rp10 juta. Kami tanya kepada pegawai honorer yang memasang perangkat itu di FEB, ternyata yang bersangkutan sudah menerima dalam bentuk rakitan seperti itu, sehingga sangat rapi dan terencana," ujarnya.

Ia menjelaskan pihak TIK UTBK Unej juga melakukan pengecekan arah IP (Internet Protocol)-nya dan pemegang remote acces itu mengarah ke Kota Surabaya, sehingga yang bisa melacaknya adalah pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika yang sekarang berubah nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)

"Sudah dipastikan ada unsur kesengajaan dan memang hal itu direncanakan jauh-jauh hari untuk melakukan perjokian UTBK SNBT melalui remote acces dari pihak luar ke komputer peserta. Bisa jadi tidak hanya terjadi di Unej, namun PTN lainnya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan pihaknya sudah mendapatkan aplikasi klien dan aplikasi server, sehingga setelah UTBK selesai akan dilakukan simulasi proxy tersebut dengan menghubungkan server dengan komputer klien atau penerima untuk mengetahui mekanisme remote perjokian.

Pihak Unej juga sudah memberikan sanksi tegas kepada pegawai honorer FEB yang terlibat dalam kecurangan UTBK SNBT 2025 berupa pemecatan dan tidak bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sedangkan untuk peserta langsung didiskualifikasi. (ant/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral