News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembunuhan Kakek di Kota Tangsel, Ternyata Korban Sempat Lakukan....

Polisi meringkus pelaku pembunuhan terhadap seorang kakek bernama Narun (60) dengan kondisi tubuh penuh luka sabetan senjata tajam (sajam) di depan warung sembako kawasan Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (30/4/2025).
Jumat, 2 Mei 2025 - 05:02 WIB
Tersangka pembunuhan seorang kakek di Kota Tangsel
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi meringkus pelaku pembunuhan terhadap seorang kakek bernama Narun (60) dengan kondisi tubuh penuh luka sabetan senjata tajam (sajam) di depan warung sembako kawasan Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (30/4/2025).

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Fathurroji mengatakan pelaku masih berstatus saudara kandung dengan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku inisial F masih saudara kandung (dengan korban-red)," kata Fathurroji kepada awak media, Kota Tangsel, Kamis (1/5/2025).

Pra reskonstruksi kasus pembunuhan kakek di Kota Tangsel
Pra reskonstruksi kasus pembunuhan kakek di Kota Tangsel
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

 

Seusai dilakukan penangkapan, kepolisian langsung melakukan pra-rekonstruksi peristiwa tragis pembunuhan itu.

Pra-rekonstruksi dilakukan pada Kamis (1/5/2025) yang berlangsung di lokasi peristiwa itu.

Dalam pra-rekonstruksi itu pelaku langsung memeragakan aksi kejih pembunuhannya itu.

Didapati jika pelaku dan korban sempat cekcok sebelum saling serang antar saudara kandung itu.

Reka adegan turut serta memperagakan saat korban sempat memukul pelaku dengan menggunakan balok.

Lantas pelaku pun membalas pukulan korban dengan sabetan Sajam jenis celurit yang sebelumnya sudah disediakan.

Alhasil, korban terkapar tak berdaya usai disabet secara membabi buta oleh pelaku menggunakan celurit.

"Rencana 11 adegan, terlaksana hanya 7 karena situasi tidak memungkinkan," kata Fathurroji.

Sebelumnya diberitakan, Jefri selaku warga setempat mengatakan dirinya terkejut saat melihat pria yang dikenalnya itu sudah tergelatak tak berdaya di halaman warung sembako tersebut.

"Saya lagi mengupas ubi di warung saya, denger teriakan ibu-ibu 'jangan jangan'. Saya ke luar, biasanya di sini tabrakan," kata Jefri kepada awak media, Kota Tangsel, Kamis (1/5/2025).

Jefri saat itu bersama warga sekitar tak dapat berbuat banyak saat melihat korban tersungkur dengan kondisi bersimbah darah.

Lantas warga sekitar pun memilih melaporkan peristiwa pembunuhan yang terjadi ke kepolisian setempat.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Fathurroji mengkonfirmasi peristiwa pembunuhan tersebut.

Fathurroji mengungkap jika peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (30/4/2025) siang.

"Sementara masih penyelidikan terkait bukan penemuan mayat, jadi diduga adanya pembunuhan," kata Fathurroji.

Fathurroji menjelaskan saat ini pihaknya masih mengejar terduga pelaku aksi pembunuhan tersebut.

Didapati, jika terduga pelaku merupakan saudara kandung dari korban pembunuhan itu.

"Kita sedang mengumpulkan bukti, sementara diperdalam, masih saudara (terduga pelaku-red), jadi ada hubungan dengan harta warisan," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Kapolsek Pamulang, Kompol Widya Agustiono mengkonfirmasi jika pelaku pembunuhan terhadap seorang kakek itu telah diringkus pihaknya.

"Benar sudah diamankan," katanya saat dihubungi terpisah. (raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT