Viral Bentrokan Kelompok Bersenjata Laras Panjang di Kemang Jaksel, Polisi Tetapkan Sembilan Tersangka
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi terus menyelidiki peristiwa bentrokan di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang terjadi pada Rabu (30/4).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal mengatakan bahwa jumlah orang yang diamankan dalam peristiwa bentrokan tersebut bertambah menjadi 25 orang.
"(Total) 25 orang," ungkap Ade Rahmat, saat dikonfirmasi, Kamis (1/5).
Selain itu, pihaknya juga mengamankan senapan angin dan parang yang digunakan dalam kejadian tersebut.
"Senapan angin 4 pucuk, 3 bilah parang," tutur Ade Rahmat.
Kemudian, dari jumlah yang diamankan, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah 9 orang jadi tersangka," ucap eks Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya masih terus mengejar pihak-pihak lain yang terlibat dalam bentrokan itu.
"Untuk melakukan pendalaman dan mempertanggungjawabkan perbuatan peristiwa tadi pagi itu, kami sedang memburu para pihak yang ada di lokasi. Saat ini tim gabungan masih memburu siapa saja para pihak yang ada di lokasi yang menyebabkan adanya peristiwa ini," ungkapnya.
Eks Kapolres Metro Jakarta Selatan itu menjelaskan bahwa bentrokan tersebut terjadi diduga karena rebutan lahan di Jalan Kemang Raya.
"Jadi, satu pihak ini ingin masuki satu bidang tanah tersebut dan dihalangi oleh sekelompok ahli waris, sehingga terjadi sedikit keributan, ada aksi saling lempar kemudian sebabkan sedikit kemcatean. Namun dalam waktu yang cepat anggota Polsek Mampang, kemudian Polres Jaksel, datangi TKP sehingga situasi bisa terkendali," tandasnya.
Adapun bentrokan antara dua kelompok itu viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak di antara dua kelompok massa yang bentrok, ada yang membawa benda diduga senjata laras panjang.
Mereka yang membawa senjata Laras panjang tak hanya satu orang, melainkan ada beberapa orang yang membuka bagasi mobil dan mengambil sejumlah senjata laras panjang itu dari dalam mobil. (rpi/dpi)
Load more