News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibas Temui YB Tan Sri Dato Johari Abdul Ghani: Indonesia dan Malaysia Sebagai Mitra Strategis Wujudkan Ekonomi Hijau

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebut Indonesia dan Malaysia tak hanya tetangga tapi mitra dalam kemajuan berbagai potensi yang dimiliki.
Kamis, 1 Mei 2025 - 10:38 WIB
Edhie Baskoro atau biasa dipanggil Ibas, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ketika mengunjungi Parlimen Malaysia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyebutkan Indonesia dan Malaysia tak hanya tetangga tapi mitra dalam kemajuan dengan berbagai potensi yang dimiliki.

Ibas meyakini kolaborasi ASEAN dan kerjasama Indonesia-Malaysia sebagai mitra strategis bisa mewujudkan ekonomi hijau, kemandirian air, pangan, dan energi, serta kemitraan investasi, hingga perdagangan yang berkeadilan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ketika mengunjungi Parlimen Malaysia, Rabu (30/4/2025).

Ibas bertemu langsung dengan YB Tan Sri Dato’ Johari Abdul Ghani, Yang di-Pertua Dewan Rakyat ke-11 (Ketua Parlimen Malaysia)

“Kita datang hari ini sebagai saudara, tetangga dengan sejarah panjang, nilai budaya, dan kesamaan lainnya. Bersama-sama, kita datang ke Malaysia dengan semangat persahabatan, saling pengertian, dan solidaritas regional,” ungkap Ibas dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025). 

tvonenews

“Kita di sini untuk mendengarkan, bertukar pandangan, dan memperkuat komitmen kita terhadap perdamaian, pembangunan, dan kesejahteraan,” tambahnya. 

Edhie Baskoro Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menyampaikan bahwa Indonesia dan Malaysia, tidak hanya berbagi kedekatan geografis sebagai negara tetangga, tetapi juga memiliki banyak kerjasama mulai dari bidang pendidikan, pariwisata, perdagangan, dan ketenagakerjaan, hingga investasi. 

Ibas juga menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerjasama regional bersama Malaysia, di tengah dinamika global yang penuh tantangan ini. 

“Adanya ketegangan geopolitik, dampak perang dagang global. Kebingungan tarif, rantai pasokan yang tidak pasti, dan kesenjangan ekonomi yang semakin lebar. Di kawasan ini, kita bisa melihat persaingan tetapi juga ada banya peluang,” ungkapnya 

Oleh karena itu, Ibas menekankan ASEAN harus bersatu dan tetap kuat, salah satunya dengan meningkatkan kolaborasi sesama negara ASEAN termasuk Indonesia dan Malaysia. 

Edhie Baskoro Yudhoyono Wakil Rakyat dari Partai Demokrat ini juga menyampaikan dukungan penuhnya atas kepimpinan Malaysia di ASEAN. “Izinkan saya juga memberikan dukungan atas kepemimpinan Malaysia di ASEAN untuk melindungi sentralitas ASEAN dan kita harus lebih bersatu dalam menghadapi tekanan global sambil juga mendorong solusi lokal”, lanjutnya.

Pada kesempatan ini Ibas yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin pun menegaskan bahwa Indonesia dan Malaysia tidak hanya tetangga tapi mitra dalam kemajuan dengan berbagai potensi yang dimiliki. 

“Indonesia dan Malaysia bukan hanya tetangga. Kita adalah mitra dalam kemajuan, kedua negara memiliki kekayaan alam, potensi generasi muda, pasar yang luas, dan ragam budaya. Jadi, kita harus saling melengkapi,” ungkapnya. 

Sehingga pada kesempatan ini, Edhie Baskoro pun mengajak Malaysia untuk terus bekerja sama dan bersinergi dalam kerangka ASEAN Plus, dalam berbagai sektor. 

“Mari bekerja sama dalam kerangka ASEAN Plus. Tentang ekonomi hijau, kemandirian air, pangan, dan energi serta kemitraan investasi perdagangan yang lebih adil,” paparnya. 

Edhie Baskoro Wakil Rakyat Partai Demokrat dari Dapil Jatim VII mengungkapkan bahwa pertemuan diplomasi kebangsaan ini akan menjadi pemantik dan membawa banyak manfaat yang lebih jauh dan lebih kuat untuk kedua negara. 

“Harapan kami adalah percakapan ini memicu sesuatu yang lebih dalam semangat kerja sama di luar politik. Pemerintah ke Pemerintah, Parlemen ke Parlemen, dan masyarakat ke masyarakat,” harapnya, 

Dalam penutupnya, Ibas mengajak Parlemen Malaysia untuk terus melangkah maju mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan kedua negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mari terus melangkah maju dengan kebijaksanaan, kesabaran, dengan berbagi tujuan baik. Kami tahu, kita dapat membuat solusi bersama sebagai negara satu kawasan dan negara tetangga,” pungkasnya. 

Pada acara ini Ibas hadir bersama beberapa anggota DPR/MPR/DPD RI, di antaranya Cellica Nurrachadiana, ⁠Rinto Subekti, Achmad, Firman Soebagyo, dan Ujang Bey.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral