News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tagih Uang, Pengusaha dan Karyawan Supplier Alami Penganiayaan di Jakarta Selatan

Seorang pengusaha supplier (penyedia barang dan makanan) bersama pegawainya menjadi korban dugaan penganiayaan oleh klien bisnisnya di sebuah tempat hiburan di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kamis, 1 Mei 2025 - 03:07 WIB
Tagih Uang, Pengusaha dan Karyawan Supllier Alami Penganiayaan di Jakarta Selatan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengusaha supplier (penyedia barang dan makanan) bersama pegawainya menjadi korban dugaan penganiayaan oleh klien bisnisnya di sebuah tempat hiburan di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Atas kejadian tersebut, korban Direktur PT (RPM), Kharisma Aditya dan pegawainya Fikri mengalami luka-luka usai diduga dianiaya oleh para pelaku yang merupakan klien perusahannya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban pun memilih melaporkan perkaramya tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Kasus penganiayaan yang terjadi kepada kita berdua, setelah kejadian pada 4 Maret 2025, telah dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/1532/III/2025/SPKT/Polda Metro Jaya," ungkap Kharisma dan Fikri didampingi penasihat hukum korban, Topan Meiza Romadhon, Yohannes Bergemans Bubun, serta Maulana Syaifurrasyid kepada wartawan di Kebayoran Lama, Rabu (30/4/2025).

Kharisma menuturkna pihaknya melaporkan tiga orang terduka pelaku penganiayaan tersebut yakni berinisial RD, C, dan satu pegawainya.

Ia menuturkan awal kasus penganiayaan terjadi pada saat keduanya hendak menagih uang yang masih kurang pembayaran.

Namun bukan itikad baik didapat, para terlapor melakukan penganiayaan terhadap kedua korban hingga babak belur.

"Para terlapor ini merupakan klien brand kita. Kontrak awal kerjasama oleh perusahaan terlapor selama satu tahun dari 22 April 2024 sd 22 April 2025. Semua supplier makanan di 88 outlet Cloud Kitchen dan 2 outlet Sentral Kitchen dari milik terlapor kita penuhi dengan kerugian belum dibayarkan mencapai sekitar Rp7,4 miliar," bebernya.

Beberapa kali pihaknya melakukan pertemuan dengan terlapor, namun tidak juga membuahkan hasil. Sebaliknya yang ada pembayaran itu selalu diundur harinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mulai bulan Februari 2025 sampai awal Maret 2025 saat ditagih untuk membayar kekurangan sama perusahaan terlapor tidak ada inisiatif membayar. Pada tanggal 3 Maret 2025, terlapor hanya mentransfer sekitar Rp150 juta, tapi sisanya belum juga dibayar sampai sekarang. Akhirnya di sebuah tempat karaoke saya dan Fikri dianiaya hingga terluka, bahkan tangan kanan Fikri disundut rokok," ungkapnya.

Untuk kasus ini, Kharisma berharap kepolisian Polda Metro Jaya dalam hal ini dapat segera menindak tegas para pelaku, dan diberikan hukuman seberat-beratnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT