News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak, Alasan di Balik Jokowi Baru Lapor Polisi soal Tudingan Ijazah Palsu

Terkuak alas an di balik Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) baru membuat laporan polisi terkait tudingan ijazah palsu.
Rabu, 30 April 2025 - 17:13 WIB
Presiden ke-7 RI, Jokowi telah resmi membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait tudingan ijazah palsu.
Sumber :
  • tim tvonenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Terkuak alas an di balik Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) baru membuat laporan polisi terkait tudingan ijazah palsu.

Sebab, kata Jokowi, saat dahulu dirinya masih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kan dulu masih menjabat, tak pikir sudah selesai. Ternyata masih berlarut-larut jadi lebih baik sekali lagi biar menjadi jelas dan gamblang," ungkap Jokowi usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Rabu (30/4/2025).

Jokowi juga tidak ingin berasumsi bahwa tudingan terhadapnya ini berbau politis atau tidak.

Eks Gubernur Jakarta tersebut pun membeberkan kenapa akhirnya dia pilih turun gunung membuat langsung laporan ke polisi.

Hal itu karena kasus ini delik aduan sehingga harus dirinya sendiri yang melapor.

"Kan delik aduan kan, memang harus saya sendiri harus datang," ujarnya.

Jokowi Datangi Polda Metro Jaya

Presiden ke 7 Republik Indonesia, Joko Widodo mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025) pagi.

Berdasarkan pantauan tvonenews.com di lokasi, Jokowi tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sekira pukul 09.50 WIB.

Jokowi tampak mengenakan kemeja batik berkelir cokelat lengan panjang. Ia didampingi oleh para ajudannya.

Tampak juga penjagaan dan pengamanan di Polda Metro lebih ketat dari hari biasanya.

Maksud kedatangan Jokowi ke Polda Metro yakni melaporkan polemik tudingan ijazah palsu yang menyudutkan dirinya.

Tepat pukul 12.30 WIB, Jokowi telah rampung diperiksa oleh tim penyidik kepolisian terkait laporan yang baru ia layangkan.

Usai dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP), Jokowi mengaku dicecar sebanyak 35 pertanyaan oleh tim penyidik kepolisian.

"Ditanya banyak, ditanya 35 pertanyaan," ucap Jokowi kepada wartawan di lokasi.

Kendati demikian, Jokowi enggan memperlihatkan surat dan nomor pelaporannya. 

Menurut Jokowi, polemik ini sejatinya hal yang ringan. Namun kata dia, permasalahan ini harus tetap dibawa ke meja hijau.

"Ya ini, sebetulnya masalah ringan. Urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi perlu dibawa ke ranah hukum, agar semua jelas dan gamblang ya," tutur Jokowi.

Diketahui, polemik soal keaslian ijazah palsu Jokowi telah lama bergulir. Bahkan, sejak ia masih menjabat sebagai Presiden RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdapat sejumlah pihak yang menuding ijazah Jokowi palsu seperti Mantan Menpora Roy Suryo hingga Dokter Tifauzia Tyassuma.

Jokowi juga telah membantah tudingan ijazah palsu. Ia bahkan telah memperlihatkan dokumen ijazahnya mulai dari SD, SMP, SMA, hingga kampus Universitas Gajah Mada nya kepada awak media di kediaman pribadinya di Solo. (rpi/aag)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT