News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil wali Kota Surabaya dan Jan Hwa Diana Damai, Nasib Ijazah Karyawan yang Ditahan Tergantung?

Bermula dari dugaan ijazah mantan karyawan yang ditahan, Wakil Wali Kota Surabaya dan pebisnis Jan Hwa Diana kemudian berkonflik. Meski demikian, mereka kini..
Minggu, 20 April 2025 - 09:16 WIB
Wakil Wali kota Surabaya Armuji dan pebisnis Jan Hwa Diana
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kisruh gara-gara ijazah karyawan ditahan, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan pebisnis UD Sentosa Seal Jan Hwa Diana berakhir damai.

Sebelumnya, Jan Hwa Diana sempat melaporkan Armuji lantaran merasa dirugikan dengan tudingan yang dilemparkan oleh Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membantah menahan ijazah karyawannya, Jan Hwa Diana juga merasa tak terima karena dituding bandar narkoba oleh Armuji.

Meski demikian, saat ini keduanya memutuskan untuk berdamai. Pihak Armuji pun menerima permintaan maaf dari pebisnis tersebut.

"Semenjak tanggal 10 (April) melaporkan saya ke Polda Jawa Timur, terus hari Senin-nya mereka datang ke rumah dinas saya, dia mengakui kesalahannya pada saat saya sidak ke tempat gudang mereka," kata Armuji, diwawancarai tvOne, dikutip Minggu (20/4/2025).

Armuji mengatakan, dirinya pun memaafkan pihak Jan Hwa Diana. Selain itu, laporan yang dilayangkan kepadanya juga telah dicabut.

Meski demikian, publik kemudian bertanya-tanya bagaimana kabar hak karyawan yang ijazahnya diduga ditahan oleh pebisnis di Surabaya tersebut?

Armuji menuturkan, terkait dengan penahanan ijazah oleh pihak Jan Hwa Diana, Pemkot Surabaya akan mendampingi para karyawan yang menuntut haknya tersebut.

Dirinya menegaskan, setelah sidak dilakukan ke gudang UD Sentosa Seal, proses hukum terus berjalan.

"Proses hukum terus berjalan, mereka mantan pegawai yang melaporkan persoalan ini ke Polres Tanjung Perak tentunya didampingi oleh Pemkot Surabaya, beberapa pengacara yang ikut mendampingi anak-anak ini untuk memproses secara hukum," tegas dia.

Sampai saat ini pihak Jan Hwa Diana membantah telah menahan ijazah para mantan karyawannya.

Meski demikian, Armuji menegaskan bahwa dirinya memiliki bukti dari para karyawan yang melaporkan kepadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukti tersebut berupa rekaman suara telepon dan juga bukti serah terima ijazah yang ditahan oleh perusahaan.

"Banyaknya bukti yang disodorkan oleh anak-anak, selain tanda terima, mereka juga chat dengan Diana mengenai penahanan ijazah maupun rekaman suara by telepon para mantan karyawan ini dengan Diana, untuk menarik dan mengambil ijazah yang mereka tahan," katanya lagi. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral