News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Pengangkut Jemaah Umrah yang Tewaskan Tujuh Orang

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin ungkap kronologi kecelakaan maut mobil pengangkut jemaah umrah yang tewaskan tujuh orang. Ini kronologi lengkapnya.
Kamis, 10 April 2025 - 14:50 WIB
Mobil Rombongan Umroh Tabrak Bus di Raya Duduksampeyan Gresik
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin ungkap kronologi kecelakaan maut mobil pengangkut jemaah umrah yang tewaskan tujuh orang.

Berdasarkan keterangan saksi, melihat mobil Panther yang mengngakut Jemaah umrah sempat oleng sebelum terlibat kecelakaan dengan mobil bus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal itu juga dibuktikan dengan titik tabrak sebelah kanan atau kendaraan dari timur ke barat yakni di jalur bus," kata Kombes Komarudin di lokasi.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin
Sumber :
  • Muhammad Habib/tvOne

 

Pihaknya juga telah mengecek sejumlah kamera CCTV yang ada disekitar lokasi kecelakaan. 

Bus tersebut bergerak dari arah timur ke barat atau di jalurnya.

"Ini masih kita dalami penyebab kecelakaan, saat ini tim TAA sedang mendalami sebab kecelakaan," ungkapnya

Seperti dikabarkan sebelumnya, kecelakaan maut antara mobil panther pengangkut rombongan jamaah umrah dari Tuban terlibat kecelakaan maut di jalur Pantura Duduksampeyan, Kamis (10/4/2025) pagi.

Akibatnya tujuh orang penumpang panther tewas. Empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Sementara tiga lainnya meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik.

Diketahui, kecelakaan itu terjadi pada Kamis (10/4/2025) sekitar pukul 05.45 WIB.

Laka maut mobil rombongan umrah dari Tuban dengan bus di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik.
Laka maut mobil rombongan umrah dari Tuban dengan bus di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik.
Sumber :
  • Istimewa

 

Adapun kendaraan yang terlibat yakni mobil Panther nopol DK 1157 FCL yang dikemudikan Basuki, asal Tuban, dengan sebuah bus Rajawali Indah nopol S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno asal Tuban.

Kronologi kecelakaan tersebut bermula saat mobil Panther melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di lokasi, mobil Panther yang berisi tujuh orang tersebut diduga mengalami selip ban.

Kemudian mobil Panther tersebut oleng ke kanan melewati marka tengah jalan dan berbenturan dengan bus Rajawali Indah tersebut.

Akibatnya, tujuh orang yang terdiri dari penumpang dan pengemudi mobil Panther meninggal dunia. (mhb/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral