GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemudik Apresiasi Langkah Polri Terapkan One Way Nasional pada Arus Balik Lebaran 2025

Polri memberlakukan kebijakan penerapan sistem one way nasional sebagai langkah efektif mengatur arus balik Lebaran 2025.
Rabu, 9 April 2025 - 22:38 WIB
Pemudik Harus Tahu! One Way Nasional KM 70 Cikampek Utama-KM 414 Kalikangkung akan Ditutup Minggu Pagi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polri memberlakukan kebijakan penerapan sistem one way nasional sebagai langkah efektif mengatur arus balik Lebaran 2025.

Langkah itu terbilang efektif dalam mengatur arus balik Lebaran 2025 seperti di jalur utama khususnya dari Semarang menuju Jakarta yang terpantau lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemudik pun mengungkapkan apresiasi terhadap pengaturan yang dilakukan oleh kepolisian dalam arus balik Lebaran 2025.

Semisal, Alberto seroang pemudik asal Semarang yang sedang dalam perjalanan menuju Jakarta mengungkapkan bahwa perjalanan kali ini terasa lebih lancar.

Alberto seroang pemudik asal Semarang
Alberto seroang pemudik asal Semarang
Sumber :
  • Istimewa

 

“Kebijakan one way dan contraflow sangat membantu mengurangi kemacetan. Perjalanan jadi lebih cepat dan nyaman, banyak petugas kepolisian yang berjaga, serta ada posko kesehatan dan tempat istirahat di sepanjang jalan. Terima kasih kepada Polri atas pengaturannya yang sangat baik,” kata Alberto kepada awak media, Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Hal senada turut disampaikan oleh Danius Oskar seorang pemudik dari Tangerang ke Garut, Jawa Barat.

Ia menilai langkah pembatasan truk sumbu tiga oleh Polri dan stakeholder dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025 berdampak kelancaran.

“Tahun kemarin kan Macet masih banyak truk-truk yang ini kan (melintas) sekarang jadi mulai tertib nggak ada truk-truk yang ini (melintas) jadi jalan lebih cepat 4 jam," jelas Danius Oskar.

Polri tidak hanya menerapkan rekayasa lalu lintas, tetapi juga menerapkan pembatasan kendaraan sumbu tiga atau truk-truk yang bukan mengantar logistik untuk melintas selama Operasi Ketupat 2025 . 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini berimbas pada cepatnya para duta- duta mudik menuju kampung halaman dan sekembalinya juga.

Penerapan kebijakan one way nasional, contraflow, WFA, pembatasan truk melintas,t erbukti efektif memperlancar arus Lebaran 2025, memastikan kelancaran perjalanan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh usai merayakan Idul Fitri. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral