News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Pembunuhan Gadis Ciamis Penyuka Sesama Jenis di Kamar Kos, Ternyata Sedang Pesta Miras, Ditikam karena Tolak Tukar Pasangan

Terungkap kronologi pembunuhan gadis Ciamis di kamar kosnya oleh tiga temannya. Mereka berempat diketahui adalah pasangan sesama jenis. Pertikaian terjadi..
Rabu, 19 Maret 2025 - 10:22 WIB
Pelaku utama pembunuhan gadis Ciamis peyuka sesama jenis di kamar kos di Bandung, LW (32) kini sudah diamankan polisi
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Ini kronologi pembunuhan gadis Ciamis berinisial IR (19) di kamar kosnya di Kecamatan Coblong, Kota Bandung oleh tiga pasangan sesama jenis atau lesbian.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rahman mengungkapkan, tiga pelaku berinsial M (30), BL (27), dan LW (32). Termasuk dengan korban, mereka berempat adalah pasangan sesama jenis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul mengatakan, kejadian pembunuhan terjadi pada 7 Maret 2025 lalu. Saat itu, keempat perempuan tersebut sedang pesta miras di sebuah kamar kos di Kota Bandung.

"Dari hasil proses pemeriksaan yang kami lakukan, kami sudah menetapkan tiga orang yang diduga melakukan pembunuhan terhadap kawannya sendiri," kata Abdul, dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Rabu (19/3/2025).

Ia menjelaskan, pada 7 Maret 2025 keempat perempuan itu sedang melakukan pesta miras dan konsumsi obat-obatan.

Korban diketahui berperan sebagai laki-laki dalam hubungan sesama jenis tersebut.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, berempat berada dalam satu kosan dan mereka meminum-minuman beralkohol, kemudian mengkonsumsi obat," ujar Abdul.

Kemudian, ada pembicaraan soal bertukar pasangan yang langsung ditolak oleh korban.

"Ada wacana mereka untuk melakukan tukar pasangan tapi salah satu dari mereka tidak setuju, sehingga terjadi keributan antara pelaku utama dan korban," tambah dia.

Ketika pelaku utama atau LW bertengkar dengan korban, ia melihat pisau tak jauh dari posisinya.

Pelaku kemudian gelap mata dan menikam korban di bagian leher sebelah kiri.

Setelah itu, pelaku sempat mengantarkan korban ke rumah duka dan mengatakan kepada keluarganya bahwa temannya itu jadi korban begal.

Kejadian sebenarnya juga sempat ditutup-tutupi oleh dua teman korban lainnya.

Namun, keluarga IR merasa curiga dan membawa tiga perempuan itu ke Polsek Ciamis. Di sanalah terungkap peristiwa pembunuhan yang sebenarnya.

Polisi menetapkan tiga orang tersangka, salah satunya LW sebagai pelaku utama karena melakukan penikaman dan pembunuhan.

Sementara dua orang lainnya dikenai Pasal 221 tentang menghalang-halangi proses hukum pidana dengan ancaman penjara 9 bulan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral