ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Iptu Tomi Marbun
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Polda Papua Barat Buka Peluang Lanjutkan Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun yang Diklaim Hilang di Sungai Papua

Polda Papua Barat membuka peluang untuk melanjutkan upaya pencarian terhadap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Marbun
Selasa, 18 Maret 2025 - 19:59 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Papua Barat membuka peluang untuk melanjutkan upaya pencarian terhadap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun yang hilang saat mengejar anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Sungai Papua pada 18 Desember 2024 lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Ongky Isgunawan mengatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan Komisi III DPR RI yang meminta Kapolri untuk menelusuri lagi peristiwa hilangnya Iptu Tomi.

Sebagaimana diketahui, Istri dari Tomi, Ria Tarigan, sempat bercerita ke Komisi III DPR RI dalam RDP. Dia menilai banyak hal yang janggal selama pencarian suaminya.

Komisi III DPR RI pun meminta Polri untuk membentuk Tim Pencari Fakta menelusuri penyebab hilangnya Tomi.

"Ya, iya Insya Allah (kembali dibuka operasi pencarian), kita kan hargai apa keputusannya, simpulan dari pada RDP kemarin," kata Ongky saat dikonfirmasi pada Selasa (18/3/2025).

Baca Juga

Ongky menegaskan bahwa tak ada 'sabotase' ataupun tindak kejahatan terhadap Tomi sebagaimana kesaksian Ria. 

Tomi hanyut di sungai berarus deras ketika sedang dilakukan operasi gabungan bersama TNI memburu KKB.

"Saya garis bawahi, tidak ada di sini dugaan sabotase kejahatan dan sebagainya," ucap dia.

Sebelumnya, Ongky mengatakan bahwa Iptu Tomi hanyut saat mengejar anggota KKB di sungai Papua.

"Sampai dengan saat ini belum ketemu ya, saya tidak pernah menyebut almarhum dan sebagainya. Saya sebutnya Briptu Tomi Marbun, ya itu hanyut pada saat melewati sungai," ucap Ongky.

Pasalnya, Ongky menjelaskan, sungai yang menjadi lokasi hanyutnya Iptu Tomi Samuel Marbun begitu deras. Sungai itu disebut Ongky masih 'perawan' atau jarang dilintasi oleh warga.

"Ini sungainya itu yang memang sungai masih perawan, tidak pernah dilewati oleh orang, hanya orang segelintir aja yang pernah melewati, jadi arusnya sangat deras," kata dia.

Saat itu, menurut Ongky, ada dua tim yang melakukan operasi memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Tim pertama berhasil melewati derasnya arus sungai.

Sementara, tim kedua yang diisi Tomi sempat dicegah untuk menyeberang. Namun, Tomi tetap bersikeras menerjang arus sungai dan terseret arus.

"Pak Tomi ini memutuskan untuk tetap menyebrang. Nah, di situ lah terseret arus. Memang pada saat itu, bulan November dan Desember itu sudah hujan di sini tinggi," terangnya.

Setelah berhasil menyeberang sungai, tim yang pertama melanjutkan perburuan terhadap KKB.

Sementara itu, tim kedua yang belum melintasi sungai melakukan proses pencarian terhadap Tomi. Namun, sampai sekarang, Tomi belum berhasil ditemukan.

"Orang-orang yang ada di lapangan di TKP juga kan melakukan pencarian. Orang yang ada di darat juga melakukan pencarian, baik dengan jalan kaki maupun dengan longboat yang pakai mesin," ucap dia.

Perlu diketahui, Tomi hilang saat operasi menumpas KKB pada 18 Desember 2024.

Sampai saat ini, Iptu Tomi Marbun masih belum ditemukan. Pihak keluarga pun bertanya-tanya karena merasa proses pencarian anggota polisi itu tidak dilakukan serius.

Istri Iptu Tomi Marbun, Riah Tarigan mengatakan dari awal kronologi kejadian pun ada yang tidak beres dari penjelasan pihak berwajib.

Riah mengatakan ia mendapatkan tiga kronologi berbeda soal hilangnya sang suami.

"Menjadi kronologi yang berbeda antara pernyataan dari Pak Kapolres, Pak Waka, dan anggota yang bersama tim suami saya. Itu jadi tiga kronologi yang berbeda," kata Riah, dalam program Kabar Utama Pagi tvOne, Selasa (18/3/2025).

Riah menjelaskan, misalnya ada satu kronologi yang menjelaskan suaminya berdiri di sebuah tempat yang airnya setinggi lutut. 

Namun, tiba-tiba suaminya terduduk dan hilang. Padahal, menurut dia sang suami bisa berenang.

"Saya mengenal suami saya, suami saya bisa berenang," katanya. Sementara kata Wakapolres Teluk Bintuni, longboat yang dikendarai suaminya terbalik dan Iptu Tomi Marbun pun hilang.

Riah pun mengaku makin bingung karena ada kronologi yang menyertakan longboat, sementara ada yang tidak.

Sang istri juga menyoroti proses pencarian yang tidak dilakukan secara maksimal.

Ia menjelaskan, sampai hari ini sejak suaminya hilang Desember 2024 lalu, belum ada pencarian ke area TKP.(rpi/muu)tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Lebaran Segera Usai, Ini Tips Hemat BBM saat Arus Balik

Libur Lebaran Segera Usai, Ini Tips Hemat BBM saat Arus Balik

Mudik untuk bertemu dengan keluarga saat lebaran Idul Fitri menjadi tradisi di Indonesia dan saat ini libur lebaran segera usai.
Kepala Daerah Terpilih Usai PSU Bakal Lakoni Retret

Kepala Daerah Terpilih Usai PSU Bakal Lakoni Retret

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa retret kepala daerah gelombang kedua akan segera digelar usai libur Lebaran.
Pemprov DKI Wacanakan Aturan Baru Warga Pendatang Terima Bansos

Pemprov DKI Wacanakan Aturan Baru Warga Pendatang Terima Bansos

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan tak melarang pendatang dari luar daerah untuk masuk ke ibu kota usai momen Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.
AHY Blak-blakan Soal Pertemuan Prabowo, Megawati, dan SBY

AHY Blak-blakan Soal Pertemuan Prabowo, Megawati, dan SBY

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan belum ada rencana pertemuan antara Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Prabowo Subianto.
Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Tidak hanya sekadar menjadi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes bercerita kehidupan almarhum sang kakek pernah menetap di panti asuhan saat penjajahan Jepang.
Ingin Mudik Lebaran Sehat dan Aman, Ini 5 Tips yang Harus Anda Terapkan

Ingin Mudik Lebaran Sehat dan Aman, Ini 5 Tips yang Harus Anda Terapkan

Lebaran merupakan momentum yang dinantikan banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Trending

Kenang Ray Sahetapy, Sahabat Sebut Almarhum Sosok yang....

Kenang Ray Sahetapy, Sahabat Sebut Almarhum Sosok yang....

Dunia perfilman tanah air kembali menelan kabar duka usai aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa (1/4/2025) di RSPAD Gatot Subroto.
Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Cerita Haru Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan saat Dijajah Jepang: Betapa Sulitnya...

Tidak hanya sekadar menjadi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes bercerita kehidupan almarhum sang kakek pernah menetap di panti asuhan saat penjajahan Jepang.
Ingin Mudik Lebaran Sehat dan Aman, Ini 5 Tips yang Harus Anda Terapkan

Ingin Mudik Lebaran Sehat dan Aman, Ini 5 Tips yang Harus Anda Terapkan

Lebaran merupakan momentum yang dinantikan banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Alex Pastoor Bakal Mundur jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia? Pernah Bicara Jujur Kalau Sebenarnya Dia...

Alex Pastoor Bakal Mundur jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia? Pernah Bicara Jujur Kalau Sebenarnya Dia...

Alex Pastoor diprediksi bakal segera mundur jadi asisten pelatih Timnas Indonesia, ternyata dulu pernah bilang kalau sebenarnya...
Pelatih Asal Belanda Blak-blakan Soal Alasan Pemain Naturalisasi Memilih Timnas Indonesia: Jujur Saja, Para Pemain Ini Tidak Akan Pilih Indonesia Karena...

Pelatih Asal Belanda Blak-blakan Soal Alasan Pemain Naturalisasi Memilih Timnas Indonesia: Jujur Saja, Para Pemain Ini Tidak Akan Pilih Indonesia Karena...

Pelatih asal Belanda ungkap hal mengejutkan soal alasan pemain naturalisasi pilih Timnas Indonesia. Menurutnya para pemain tidak akan memilh jika mereka lolos
Jepang Ternyata Bisa Bantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Ini Syaratnya..

Jepang Ternyata Bisa Bantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Ini Syaratnya..

Skuad Samurai Biru sendiri sudah tak memiliki urgensi lagi untuk meraih kemenangan pada sisa pertandingan mereka di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini.
Shin Tae-yong Diangkat Jadi Dirtek PSSI? Tangan Kanan Erick Thohir Beri Penjelasan

Shin Tae-yong Diangkat Jadi Dirtek PSSI? Tangan Kanan Erick Thohir Beri Penjelasan

Anggota Executive Committee (Exco), PSSI, Arya Sinulingga buka suara dan beri penjelasan terkait rumor penunjukan Shin Tae-yong sebagai Dirtek PSSI.
Selengkapnya

Viral