News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Lokasi Di Area Tambang Milik PT Antam Pongkor Disegel Tim Gakum Kemenhut

Dua lokasi menuju kawasan area pertambangan milik PT Antam Pongkor TBK, disegel tim penegak hukum Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Selasa (18/3/2025).
Selasa, 18 Maret 2025 - 19:07 WIB
Dua Lokasi Di Area Tambang Milik PT Antam Pongkor Disegel Tim Gakum Kemenhut
Sumber :
  • IST

Bogor, tvOnenews.com - Dua lokasi menuju kawasan area pertambangan milik PT Antam Pongkor TBK, disegel tim penegak hukum Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Selasa (18/3/2025).

Dua lokasi yang dilakukan penyegelan oleh tim Gakum Kemenhut, berada di kawasan menuju tailing dam dan area tailing dam, kawasan tersebut merupakan area hutan lindung yang berada di kawasan daerah alitan sungai (DAS) Cikaniki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Pencegahan dan Penanganan Pengaduan Hutan Kemenhut, Yazid Nurhuda mengatakan, ada tiga instrumen hukum, pertama adalah sanksi administratif, kedua gugatan ganti kerugian pemulihan ekosistem, hutan, dan ketiga pidana.

‎"Nah, nanti sanksi apa yang dilanggar itu sesuai dengan gradasi dari sanksi tersebut. ‎Jadi kalau pelanggaran-pelanggaran administratif, maka sanksi administratif yang akan diterapkan, sanksi administratif itu bermacam-macam. Ada teguran, kemudian ada perintah untuk memperbaiki, ada juga sementara dihentikan kegiatannya, apalagi kalau yang paling tinggi adalah pencabutan izin, itu sanksi administratif. Kalau sanksi pidana, ya itu sesuai dengan mekanisme hukum bidana yang berlaku," ungkapnya.
‎
Menurutnya, ini adalah kawasan hutan lindung yang dipergunakan untuk kegiatan jalan menuju kawasan area penambangan.

"Sarana jalan gitu ya, untuk itu akan kita cek apakah yang bersangkutan mempunyai perizinan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undang," kata Yazid.

Kemudian itu, ia mengatakan, saat dilakukan pengecekan dan pementauan di lokasi, ditemukan bahwa area tersebut tidak mengantongi ijin dari Kemenhut.

‎"Ya dari sisi Kementerian Kehutanan kami cek sementara belum ada perizinan terkait dengan penggunaan jalan ini. Tapi apakah ini sedang proses atau apa nanti itu klarifikasi-klarifikasi itu yang perlu kita perlukan untuk," paparnya.

‎lebih lanjut, ia mengatakan, ini merupakan langkah dalam menjaga ekositem di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) yang perlu dijaga.

"Nah, hutan lindung ini berfungsi untuk pengaturan tata air, sehingga ini sesuai dengan satgas kita, yaitu penyelamatan kawasan hutan di daerah asli sungai.
‎Mudah-mudahan dengan adanya penyelamatan hutan lindung ini bisa mengurangi risiko atau potensi adanya banjir di hilir," ujarnya.

Sementara itu, ia menuturkan, bahwa dalam segi pelanggaran serta merusak kawasan hutan, baru satu perusahaan yang terindikasi oleh satgas Gakum.

‎"Ini baru kita identifikasi pak, sementara ini satu perusahaan yang kita lakukan," tegasnya.

Head Of West Region CSR & ER PT Antam Pongkor, Munadji mengatakan, bahwa lokasi tersebut saat ini tengah melakukan pengajuan proses perijinan 

‎"Perlu disampaikan bahwa ini dalam proses perizinan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat juga akan keluar, nanti kita minta bantuan Pak Dir juga untuk bisa mempercepat dalam waktu dekat," ujarnya.

Menurutnya, dalam surat keterangan yang dikeluarkan oleh Kemenhut pada tahun 2024, bahwa lokasi tersebut masuk dalam lokasi hutan desa.

"Tapi intinya begini, bahwa ini lokasi ini sekarang adalah masuk di kawasan hutan desa, yang Surat Keterangan keluar pada tahun lalu," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun dilakukan penyegelan, ia mengatakan, bahwa lokasi tersebut merupakan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam Pongkor.

‎"Jadi di atasnya ini izinnya itu izin hutan desa, tapi berada di dalam IUP  PT Antam. Jadi sementara ini masih dalam proses pengurusan, ya mudah-mudahan dalam waktu cepat bisa keluar ijinnya," tuntasnya (ehi/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral