News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Video Syur Dirinya Viral, Bu Salsa Buka-bukaan soal "Rahasianya" Bisa Lolos Seleksi Berkas PPPK Padahal Masih Semester 6, Bu SR: Saya Pakai Ijazah SMA

Bu Salsa atau Bu SR guru asal Jember kini buka-bukaan soal “rahasianya” bisa lolos seleksi berkas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 
Selasa, 18 Maret 2025 - 14:46 WIB
Bu SR atau Bu Salsa guru di Jember yang viral dengan video syur dirinya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Usai video syur dirinya viral di berbagai platform media sosial, Bu Salsa atau Bu SR guru asal Jember kini buka-bukaan soal “rahasianya” bisa lolos seleksi berkas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Sebelumnya, lolosnya berkas Bu Salsa ini menyita perhatian publik. Pasalnya, Bu Salsa diketahui masih kuliah semester 6 saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik pun bertanya-tanya bagaimana bisa Bu Salsa yang masih kuliah semester 6 lolos seleksi berkas PPPK. 

Saat diwawancarai tvOne di acara Apa Kabar Indonesia Siang pada Selasa (18/3/2025), Bu SR alias Bu Salsa akhirnya buka-bukaan terkait pertanyaan publik itu. 

tvonenews

Sebelumnya, dia menegaskan kembali kalau dia sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai guru. 

Bu Salsa pun menegaskan kalau dirinya sudah tidak bisa melanjutkan tahap seleksi PPPK tersebut. 

“Untuk status kelulusan (seleksi berkas PPPK) digugurkan. Saya sudah undur diri 7 Februari 2025 lalu. Dinas sudah ubah statusnya. Kami sudah konfirmasi juga. Saya tidak bisa lanjut seleksi pada tahap ini,” kata Bu Salsa. 

Ketika ditanya kembali apakah benar Bu Salsa masih kuliah semester 6 saat ini, Bu SR pun mengonfirmasinya. 

“Masih semester 6. Seleksi PPPK-nya pun (ambil) bagian pengadministrasi umum, bukan guru. Pakai ijazah terakhir SMA. Pernah saya sampaikan di klarifikasi sebelumnya, SK saya pegawai TU yang diperbantukan untuk mengajar,” jelasnya. 

“Saya ambilnya (seleksi PPPK) bukan guru, tapi pengadministrasi umum karena saya belum lulus kuliah juga,” tegasnya lagi. 

Terkait rencana Bu Salsa kedepannya apakah masih akan menjadi guru atau tidak, Bu SR mengaku belum memikirkannya lantaran masih fokus kuliah untuk saat ini. 

“Saya selesaikan kuliah dulu. Untuk jadi guru saya pikirkan kembali. Saya sudah tidak mengajar. Untuk jadi guru saya pikirkan kembali setelah lulus nanti,” ungkapnya. 

Saat diwawancara, Bu Salsa juga mengakui kesalahannya. Dia pun mengaku di sini sebagai korban dan sudah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. 

“Saya sadar kasus ini membawa dampak buruk bagi banyak pihak. Saya tidak ingin merugikan instansi lebih banyak lagi. Saya tertipu di media sosial tanpa saya bertemu (terduga penipu) seca fisik. Kejadiannya bulan November sampai pertengahan Desember. Lost contact. 2-3 Minggu berlangsungnya (komunikasi dengan terduga). Bukti percakapan sudah diserahkan ke Polres,” terangnya. 

Humas PGRI Ilham Wahyudi pun kembali buka suara di sesi wawancara ini. Dia menegaskan pihaknya tidak “pasang badan” untuk Bu Salsa, melainkan menerima maafnya. 

“Bu Salsa datang ke kami, menyatakan permintaan maaf. Sebagaimana manusia dan organisasi profesi dan Bu Salsa sudah mengundurkan diri (sebelumnya), maka kita terima permintaan maaf Bu Salsa,” kata Ilham. 

“Saya juga memberikan nasihat jangan ada lagi kejadian seperti itu. PGRI punya keinginan dan tujuan utama agar pendidikan di Indonesia lebih baik. PGRI pasang badan (untuk Bu Salsa) ini tidak benar. Kami hanya pasang badan ke honorer, ke anggota kami, kami memperjuangkan itu,” sambungnya. 

Ilham pun menjelaskan lagi perihal narasi “pasang badan” terkait Bu Salsa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam AD/ART Pasal 1 disebutkan PGRI sebagai organisasi profesi melindungi secara hukum anggotanya. Terkait masalah Bu Sala menyampaikan permintaan maaf, itu kami terima. Saat minta maaf Bu Salsa bukan guru, sudah mengundurkan diri, maka tidak dibenarkan ‘dilindungi/pasang badan’ karena yang dilindungi bukan sebagai guru,” jelasnya. 

“PGRI menyerahkan ke kepolisian apakah diproses kalau Bu Salsa sebagai korban, maka perbaiki nama baiknya. PGRI terbuka. Kami sampaikan di Indonesia jangan sampai ada ‘Bu Salsa’ yang lain,” pungkasnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral