News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelagat Mencurigakan Iptu Tomi Marbun kepada Sang Istri Sebelum Hilang Usai Kejar KKB Papua, Ada yang Aneh Soal Hal Ini

Sampai saat ini, Iptu Tomi Marbun masih belum ditemukan setelah operasi pengejaran terhadak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 12 Desember 2024 lalu..
Selasa, 18 Maret 2025 - 12:57 WIB
Keluarga Iptu Tomi Marbun
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Istri Iptu Tomi Marbun tak menyerah untuk mencari kejelasan soal hilangnya suaminya saat dalam tugas mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Diketahui Iptu Tomi Marbun menjalankan operasi pengejaran terhadap KKB pada 12 Desember 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tanggal 18 Desember 2024, pihak keluarga mendapatkan kabar dari Polres Teluk Bintuni bahwa Iptu Tomi Marbun hilang karena kecelakaan di longboat saat mengejar KKB.

Diwawancarai dalam Kabar Utama Pagi tvOne, istri Iptu Tomi Marbun mengungkapkan kejadian aneh sebelum suaminya hilang.

"Jadi kabar pertama itu saya dapat dari Bapak Waka dan Ibu Wakapolres Teluk Bintuni yang pada saat itu datang ke rumah saya siang hari, menyampaikan bahwasanya longboat suami saya itu terbalik," kata istri Iptu Tomi Marbun, Riah Tarigan, Selasa (18/3/2025).

Namun, keterangan dari tim yang bekerja dengan suaminya, Riah mengatakan peristiwa yang melibatkan longboat tidak pernah terjadi.

Sebaliknya, suaminya itu hilang karena sedang berenang di sebuah bagian sungai.

Riah pun merasa aneh karena ada beberapa kronologi yang berbeda tentang hilangnya sang suami.

Di satu sisi, ia juga mengingat beberapa saat sebelum suaminya itu menjalankan tugas dan berakhir hilang.

Riah mengatakan, operasi mengejar KKB adalah hal yang biasa dilakukan oleh suaminya. Namun, baru kali itu Iptu Tomi Marbun meminta pendapatnya.

"Selama ini suami saya tidak pernah mengajak saya untuk berdiksusi tentang ini. Tapi pada saat itu dia mengajak saya berdiskusi dan kepada saya suami saya itu mengeluh," katanya.

Dirinya menuturkan, di tugas kali ini suaminya seperti didesak agar harus segera menyelesaikan operasi tersebut.

Sementara sebelumnya ada kabar suaminya akan dimutasi. Namun, sebelum dimutasi operasi tersebut harus diselesaikan.

"Kami akan dimutasi karena suami saya mau melanjutkan pendidikan di PTIK, harusnya pada 2025 ini. Tapi suami saya merasa dia didesak-desak, jadi sebelum surat mutasi kami keluar, dia harus menyelesaikan operasi ini," katanya lagi.

Tak disangka, ternyata operasi pada Desember 2024 itu menjadi yang terakhir dilakukan suaminya.

Sampai saat ini, Riah tak tahu kabar suaminya karena jasadnya belum juga ditemukan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral