News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpopuler Sepekan: Asal Muasal Terseretnya Nama Ridwan Kamil dalam Pusaran Korupsi Bank BJB, Bank Daerah Tagih Utang Jumbo Sritex

Ini adalah dua artikel terpopuler di kanal News-Ekonomi selama sepekan. Dua topik yang paling banyak dibaca soal Ridwan Kamil dan Bank BJB, hingga kasus Sritex.
Minggu, 16 Maret 2025 - 09:23 WIB
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Topik tentang asal muasal Ridwan Kamil terseret kasus korupsi Bank BJB serta tiga bank daerah tagih utang jumbo Sritex menjadi dua artikel terpopuler di kanal News-Ekonomi pekan ini.

Artikel pertama terkait kasus yang sedang panas yakni korupsi Bank BJB. Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut terseret usai rumahnya digeledah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggeledahan rumah Ridwan Kamil dilakukan pada Senin (10/3/2025) lalu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK mencium ada hubungan Ridwan Kamil dengan dugaan kasus korupsi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan banten (BJBR) atau Bank BJB.

"Betul, (penggeldahan) terkait perkara BJB," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto.

Adapun kasus korupsi Bank BJB terjadi pada periode tahun 2021-2023. Saat itu, Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Kasus tersebut berkaitan dengan adanya dugaan penggelembungan dana iklan.

Alasan penggeledahan tersebut karena seorang saksi menyebut nama Ridwan Kamil dalam kasus itu.

"Didasari keterangan saksi, maka perlu digeledah," ujarnya.

Sementara itu, KPK telah menetapkan lima orang tersangka kasus korupsi Bank BJB.

Lima orang tersangka itu dua orang berasal dari Bank BJB dan tiga lainnya adalah dari agensi iklan.

Baca berita selengkapnya di sini.

Artikel kedua yang paling banyak dibaca di kanal News-Ekonomi adalah terkait utang dari PT Sri Rejeki Isman atau Sritex kepada bank daerah.

Terungkap ternyata Sritex usai pailit tersangkut utang bank daerah yang jumlahnyatidak sedikt.

Ada sembilan bank dan perusahaan milik pemerintah yang pernah memberikan utang dengan jumlah besar untuk Sritex.

Tiga di antaranya juga telah mengajukan tagihan yakni Bank BJB, Bank Jateng, dan Bank DKI.

Terungkap bahwa Bank BJB dan Bank Jateng misalnya, tagihan yang diajukan bahkan tembus lebih dari setengah triliun.

Bank BJB atau BJBR memberikan utang terbanyak senilai Rp671,7 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Bank Jateng memberikan utang Rp502,7 miliar, selanjutnya Bank DKI dengan nilai tagihan Rp185,6 miliar.

Mengacu pada kondisi Sritex kali ini, diperkirakan perusahaan itu akan mengalami kesulitan untuk membayar utangnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral