GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fidya Kamalindah Atlet Taekwondo Asal Bandung yang Disebut-sebut Hilang 10 Tahun Lalu Akhirnya Muncul Berikan Klarifikasi: Saya Keluar Rumah Karena Dapat Kekerasan Sejak Kecil

Fidya Kamalindah atlet Taekwondo asal Bandung yang disebut-sebut menghilang 10 tahun lalu akhirnya muncul. Dia mengaku kabur atas keinginannya sendiri.
Kamis, 13 Maret 2025 - 12:55 WIB
Fidya Kamalindah Atlet Taekwondo asal Bandung yang disebut-sebut hilang 10 tahun lalu akhirnya muncul
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fidya Kamalindah atlet Taekwondo asal Bandung yang disebut-sebut menghilang 10 tahun lalu akhirnya muncul.

Lewat sebuah video di TikTok, Fidya Kamalindah akhirnya memberikan klarifikasi terkait kabar “menghilangnya” dirinya selama ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mau bilang bahwa itu (kabar hilang/diculik) adalah fitnah. Saya keluar dari rumah atas dasar keinginan saya sendiri. Kenapa saya ingin keluar dari rumah? Karena saya mendapatkan kekerasan oleh bapak saya sejak saya kecil,” ujar dia, Kamis (13/3/2025). 

Fidya menyebut kekerasan itu dia dapatkan pertama kali dari ayahnya saat dia berusia 5 tahun.

tvonenews

Saat itu dia mengaku dijambak, ditendang hingga diseret dan berlanjut ke tahun-tahun berikutnya. 

Fidya mengaku tidak mengerti kenapa ayahnya melakukan hal itu. 

“Mungkin ambisi dia terlalu besar kepada saya untuk cari uang, mungkin usaha beliau enggak maju saat itu, karena sejak kecil hanya mengandalkan saya. Yang biayai kami pun ada orang pengurus Taekwondo. Orang asing. Itulah yang membiayai hidup kami,” katanya. 

Alasan lainnya yang membuat Fidya tak tahan lagi adalah karena orang tuanya senang datang ke dukun. 

“Orang tua saya ini senang sekali datang ke dukun. Setiap kali mau tanding dibawa ke dukun, dijampi-jampi, diminta air doa, air bunga dan itu dilakukan setiap saya mau bertanding sampai saya bingung kenapa harus kayak gini?,” terangnya. 

Dia merasa hal yang dituduhkan padanya, yakni diculik ke mobil itu tak masuk akal. 

Pasalnya, Fidya dengan kesadaran penuh mengaku membawa barang-barangnya sendiri untuk pergi dari rumah saat dia berusia 21 tahun agar bisa memilih hidupnya sendiri. 

“Kenapa saya berani? Karena saya merasa lelah bertahun-tahun. Saya merasa punya hak atas hidup saya sendiri walaupun mereka (orang tua Fidya) bilang kamu harusnya bersyukur dipelihara. Siapa sih yang mau dilahirkan?,” ucap dia. 

“Saya terbang ke Riau juga atas ambisi mereka sampai saya harus ikut PON. Setiap kalah saya dapat tekanan fisik dan verbal dari bapak saya. Saat itu enggak mungkin ada yang percaya. Karena lihatnya aku ceria. Uang tanding, gaji saya, orang tua yang terima. Bukan saya yang nikmati,” sambung dia. 

Fidya mengaku dia membiayai pendidikannya sendiri. Bukan dari uang hasil pertandingan, melainkan hasil jualan online-nya. 

“Puncaknya Porda 2014. Saya kalah, saya kena habis-habisan mental saya. Kenapa dunia ini enggak adil? Saya terus dihina bapak sendiri. Emang kenapa kalau saya kalah? Kan pertandingan ada menang, ada kalah. Kalau masalahnya uang, kenapa saya yang harus cari uang? Kenapa babeh enggak usaha? Kan babeh kepala keluarga,” ujar dia. 

Setelah itu, Fidya mengatakan dirinya pun menikah dengan pria idamannya diwakili wali hakim di Bekasi. Saat ini, Fidya sudah memiliki seorang anak.

Fidya mengaku saat dirinya hamil 4 bulan dan saat anaknya berusia 3 tahun dirinya pernah bertemu kembali dengan orang tuanya untuk mediasi oleh pihak kepolisian. 

Namun, menurut Fidya, pihak kepolisian pun tahu dan mengerti betapa keras ayahnya terhadapnya.

Fidya juga menceritakan momen saat dia kembali lagi ke rumah orang tuanya setelah sekian lama.

Saat itu, Fidya mengaku sedih lantaran anjing peliharan di rumahnya diberi nama yang sama seperti nama anaknya. 

“Ibu mana yang enggak sakit nama anaknya dipakai buat nama panggilan anjing?,” ucap dia.

Dia pun menegaskan kasus ini bukanlah kasus culik-menculik, melainkan dia hanya ingin hidup tenang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk babeh, untuk mama, kakak tetap doakan kalian baik-baik di sana. Kita udah usahain semua cara. Aku cuma ingin diterima. Aku udah besar, 30 tahun sekarang,” katanya.

Disclaimer: Berita ini dibuat berdasarkan fenomena yang viral di media sosial. Belum ada konfirmasi tatap muka langsung dengan yang bersangkutan. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Program ini diarahkan sebagai upaya memperkuat posisi mitra pengemudi sebagai pekerja mandiri yang tetap memiliki akses terhadap jaminan sosial.
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez

Jadwal tinju dunia pekan ini, di mana ada perebutan gelar juara antara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Megawati Hangestri Cs Main, Ada Penentuan Juara Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Seri Bogor

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Megawati Hangestri Cs Main, Ada Penentuan Juara Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Seri Bogor

Jadwal Proliga 2026 pekan ini, yang akan diramaikan dengan penampilan Megawati Hangestri dan kawan-kawan di laga penting antara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro.
Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Natalius Pigai menilai orang yang menentang program MBG sama saja dengan menentang HAM. Hal ini merespons kritik dari Ketua BEM UGM yang kirim surat ke UNICEF.
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Puasa dan Intermittent Fasting: Pendekatan alami untuk kesehatan dan berat badan, begini penjelasan dr Zaidul Akbar.

Trending

Kontroversi Besar! Atalanta Comeback Dramatis, Napoli Ngamuk ke Wasit Liga Italia

Kontroversi Besar! Atalanta Comeback Dramatis, Napoli Ngamuk ke Wasit Liga Italia

Atalanta berhasil melakukan comeback dramatis untuk menaklukkan Napoli dengan skor 2-1 dalam laga sengit yang diwarnai dua keputusan wasit kontroversial, Minggu (22/2/2026).
Kasus Nizam Disiksa Ibu Tiri hingga Tewas di Sukabumi, Komisi III DPR Minta Pelaku Dihukum 15 Tahun Penjara

Kasus Nizam Disiksa Ibu Tiri hingga Tewas di Sukabumi, Komisi III DPR Minta Pelaku Dihukum 15 Tahun Penjara

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan akan mengawal kasus meninggalnya Nizam Safei (12) akibat disiksa ibu tirinya di Sukabumi, Jawa Barat.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Jakarta Livin Mandiri Gusur Popsivo, Persaingan Menuju Final Four Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Putri: Jakarta Livin Mandiri Gusur Popsivo, Persaingan Menuju Final Four Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana persaingan menuju babak final four makin memanas setelah Jakarta Livin Mandiri berhasil menggusur Jakarta Popsivo Polwan.
Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Puasa dan Intermittent Fasting: Pendekatan alami untuk kesehatan dan berat badan, begini penjelasan dr Zaidul Akbar.
Walaupun Kurma Manis Gula Darah Tetap Aman, Begini Cara Makan Kurma Lebih Sehat saat Puasa Ramadhan

Walaupun Kurma Manis Gula Darah Tetap Aman, Begini Cara Makan Kurma Lebih Sehat saat Puasa Ramadhan

Buah kurma jadi salah satu pilihan menu berbuka puasa ramadhan. Namun ada cara lebih sehatnya loh.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT