News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyoal Izin Poligami ASN di Jakarta Era Pramono Anung, Pergub Nomor 2 Tahun 2025 Masih Berlaku?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hampir sebulan lamanya memimpin wilayah bekas dari ibu kota Indonesia tersebut.
Sabtu, 8 Maret 2025 - 00:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hampir sebulan lamanya memimpin wilayah bekas dari ibu kota Indonesia tersebut.

Sebelum dilantik sebagai Gubernur Jakarta, Pramono dengan tegas bakal menghapus kebijakan yang tak sejalan dengan visi misinya termasuk izin berpoligami bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) pria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Teguh Setyabudi saat menjabat sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2025 yang mengatur izin perkawinan dan perceraian bagi ASN di lingkup pemerintahannya.

Eks Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi menyerahkan jabatan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Kamis (20/2).
Eks Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi menyerahkan jabatan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Kamis (20/2).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Pergub tersebut memungkinkan ASN pria dapat berpoligami dengan syarat tertentu dan izin dari pejabat berwenang.

Teguh mengaku ihwal penerbitan Pergub Nomor 2 Tahun 2025 justru diterbitkan dalam upaya memperketat aturan izin berpoligami bagi ASN pria di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Di dalam Pergub itu kan memang aturan itu diperketat. Artinya, kita sebenarnya memperketat itu, tapi kan ada aturan yang lebih tinggi,” ujar Teguh kala menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dikutip pada Jumat (7/3/2025).

Merespons Poligami ASN di Jakarta

Pramono sebelum resmi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta sempat merespons Pergub yang menuai kontroversi di masyarakat itu.

Ia mengecam keras peraturan izin ASN pria di lingkup Pemprov DKI Jakarta yang kemungkinan dapat berpoligami itu.

"Saya penganut monogami dan bagi saya ASN di Jakarta jangan pernah berpikir mendapatkan poligami di era saya. Saya penganut monogami," kata Pramono kepada awak media dikutip pada Jumat (7/3/2025).

Ilustrasi ASN.
Ilustrasi ASN.
Sumber :
  • Pemprov DKI Jakarta

 

Tak hanya para ASN pria, Pramono turut menyinggung peraturan larangan berpoligami bagi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Ia yang mengaku menganut monogami ini memastikan memberi sanksi tegas terhadap ASN pria termasuk Rano Karno jika didapati berpoligami.

Kendati demikian, Pramono belum berencana menganulir Pergub yang menuai kontroversi di masyarakat tersebut.

"Pokoknya saya penganut monogami dan saya akan merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari, di kantor Gubernur Jakarta. Kalau tempat lain, monggo silakan saja. Ini bagi ASN," tegasnya.

Diketahui Pergub Nomor 2 Tahun 2025 itu mengatur syarat para ASN pria yang dapat melakukan poligami.

Pergub tersebut mengatur ASN yang ingin berpoligami harus memenuhi persyaratan ketat seperti mendapatkan persetujuan tertulis dari istri atau para istri, memiliki penghasilan cukup untuk membiayai keluarga, mampu bersikap adil terhadap semua istri dan tidak mengganggu tugas kedinasan.

Adapun syarat Pasal 5 Ayat 1 Pergub Jakarta Nomor 2 Tahun 2025 diantaranya:

1. Istri tidak dapat menjalankan kewajibannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Istri mengalami cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan.

3. Istri tidak dapat melahirkan keturunan setelah 10 tahun pernikahan. (raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT