News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan Hari Gizi Nasional Dinilai Jadi Momentum Pemerintah Wujudkan Generasi Emas Indonesia

Ketum YPPA, Ade Fitrie Kirana sebut peringatan Hari Gizi dan Pangan Nasional (HGN) jadi momentum tingkatkan kesadaran masyarakat akan penting gizi seimbang.
Rabu, 5 Maret 2025 - 21:41 WIB
Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA), Ade Fitrie Kirana.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA), Ade Fitrie Kirana menyatakan peringatan Hari Gizi dan Pangan Nasional (HGN) tak hanya menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang serta konsumsi pangan bergizi dalam mendukung kualitas hidup lebih baik.

Namun, sekaligus jadi pondasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun 2025 ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengangkat tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” untuk peringatan Hari Gizi dan Pangan Nasional (HGN).

"Tentu tidak sebatas tema saja, namun tema ini relevan dengan program Makan Bergizi Gratis yang berlangsung sejak awal tahun ini," kata Ade Fitrie Kirana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Artis yang dikenal publik melalui sinetron Islam KTP SCTV ini menambahkan, generasi emas adalah generasi yang akan berkiprah dalam bidang-bidang kehidupan di tahun 2045 ketika Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-100.

"Generasi ini harus dipersiapkan sedari kini, dengan asupan makanan bergizi dan pendidikan yang baik," terangnya.

Ade Fitrie Kirana juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dan keluarga saat mendidik anak untuk menyongsong generasi emas pada perayaan satu abad kemerdekaan Indonesia.

"Tidak bisa kalau pendidikan hanya dibebankan kepada guru disekolah. Peran keluarga lah yang penting karena anak menghabiskan banyak waktu di rumah," ungkap dia.

Dia menambahkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berarti memindahkan tanggung jawab asupan kalori anak kepada sekolah atau pihak yang mempersiapkan.

"Namun, ayah dan ibu di rumah tetap perlu mengawasi tumbuh kembang anak. Memperhatikan pertumbuhan tinggi dan beratnya, juga tanda-tanda fisik perkembangan fisik anak," ucapnya.

Tak kalah penting, asupan makanan bergizi di rumah penting untuk diperhatikan.

"Ikan, telur, sayur dan susu dapat menjadi asupan pilihan untuk anak. Juga orang tua perlu memperhatikan apa camilan yang dikonsumsi oleh anak," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ade Fitrie Kirana menuturkan peringatan Hari Gizi Nasional penting untuk meneguhkan tekad pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia mendatang.

"Jangan hanya sebatas slogan tema yang megah namun dibarengi aksi nyata bersama," pungkas dia.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral