News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir di Jakarta Rendam Kelurahan Gedong Setinggi 5 Meter, Ribuan Warga Mengungsi

Berbagai wilayah di Jakarta dikepung banjir pada Selasa (4/3/2025). Banjir ini tiba-tiba terjadi karena meluapnya air di bendung Katulampa hingga siaga 1.
Selasa, 4 Maret 2025 - 09:41 WIB
Banjir telah melanda wilayah Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, dengan ketinggian air mencapai satu hingga satu setengah meter, atau setinggi lutut hingga dada orang dewasa, Selasa (4/3/2025).
Sumber :
  • Julio Tri Saputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Jakarta kembali dikepung banjir, pasalnya hujan deras yang mengguyur Bogor pada Minggu (2/3/2025) dan DKI Jakarta pada Senin (4/3/2025) menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa hingga Siaga 1.

Air yang meluap dari berbagai pintu air utama, termasuk Manggarai, Karet, dan Depok, membuat 62 RT dan 4 ruas jalan di ibu kota tergenang. Ribuan warga pun terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi darurat yang disiapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam keterangannya, Selasa, menyampaikan bahwa kondisi banjir ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi serta luapan beberapa sungai besar di Jakarta.

“Hujan yang melanda wilayah Bogor dan DKI Jakarta menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa hingga Siaga 1 pada pukul 21:30 WIB. Hal ini berdampak pada luapan sungai di sejumlah wilayah Jakarta, terutama di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat,” jelasnya.

Jakarta Selatan dan Jakarta Timur menjadi kawasan terdampak paling parah. Di Kelurahan Rawajati, banjir mencapai 3,3 meter, sementara di Kelurahan Gedong, air bahkan naik hingga 5 meter. Beberapa wilayah lain seperti Cawang, Pondok Pinang, dan Bintaro juga terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari 2 meter.

Sementara itu, empat ruas jalan utama tergenang, menghambat mobilitas warga. Salah satu titik terdalam berada di Jl. Puri Mutiara, Cilandak Barat, yang terendam hingga 1 meter.

Akibat banjir yang meluas, BPBD DKI Jakarta mencatat ribuan warga telah mengungsi ke lokasi-lokasi penampungan sementara. Beberapa titik pengungsian terbesar berada di SDN 22 Pejaten Timur yang menampung 450 jiwa dan SMPN 46 yang menampung 300 jiwa.

Berikut beberapa lokasi pengungsian dan jumlah warga terdampak:
        •       Kelurahan Kampung Melayu: SDN Kampung Melayu 01/02 (30 jiwa), Masjid Jami Miftahul Huda (181 jiwa)
        •       Kelurahan Bidara Cina: RPTRA RT 10/11 (17 jiwa), Aula Kelurahan Bidara Cina (21 jiwa), Masjid Abrol RT 12/11 (26 jiwa)
        •       Kelurahan Cawang: Musholla Al Ishlah (30 jiwa), Ruko-ruko pinggir jalan (130 jiwa)
        •       Kelurahan Pejaten Timur: SDN 22 (450 jiwa), SMPN 46 (300 jiwa)
        •       Kelurahan Cilandak Timur: Musholla Al Makmuriyah (22 jiwa)

BPBD DKI Jakarta telah menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak, termasuk:
        •       1.000 box makanan siap saji
        •       260 paket kidsware
        •       20 dus air mineral
        •       20 lembar selimut
        •       160 paket family kit

Selain itu, petugas BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Pemadam Kebakaran terus bekerja keras melakukan penyedotan air agar genangan cepat surut.

Meski sebagian besar wilayah masih terendam, BPBD melaporkan bahwa beberapa daerah mulai bebas dari genangan, antara lain:
        •       Kelurahan Srengseng Sawah (2 RT)
        •       Kelurahan Lenteng Agung (3 RT)
        •       Kelurahan Kampung Melayu (23 RT)
        •       Kelurahan Tanjung Barat (4 RT)

Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya tergenang, seperti Jl. Srengseng Raya dan Jl. H. Muhajar, juga telah kembali normal.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan susulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami meminta warga tetap siaga dan memantau perkembangan informasi resmi. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi layanan 112 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa,” tutup Yohan.

Pemerintah menargetkan seluruh genangan dapat surut dalam waktu cepat. Namun, dengan cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan. (agr/iwh)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral