GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemlu: Kerja Sama Militer AS-Filipina Diminta Tak Ganggu Hak Maritim China

Kementerian Luar Negeri China meminta agar kerja sama militer yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya Filipina di Laut China Selatan tidak mengganggu kepentingan maritim Tiongkok di wilayah tersebut.
Jumat, 24 Januari 2025 - 08:12 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Luar Negeri China meminta agar kerja sama militer yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya Filipina di Laut China Selatan tidak mengganggu kepentingan maritim Tiongkok di wilayah tersebut.

"Kerja sama militer antara AS dan Filipina tidak boleh merusak kedaulatan dan hak serta kepentingan maritim China di Laut China Selatan, apalagi jika kerja sama tersebut mendukung klaim ilegal Filipina," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing mengutip Antara pada Jumat (24/1/202).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut menanggapi pernyataan dari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Tammy Bruce yang mengatakan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu (22/1) berbicara dengan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique A. Manalo termasuk soal tindakan China yang dianggap berbahaya dan mengganggu stabilitas di Laut China Selatan.

Menteri Rubio menyampaikan bahwa perilaku China merusak perdamaian dan stabilitas regional serta tidak sesuai dengan hukum internasional.

"Aktivitas China di perairan yang relevan adalah sah, sesuai hukum, dan sepenuhnya dapat dibenarkan. AS bukan pihak dalam masalah Laut China Selatan dan tidak memiliki hak untuk mencampuri masalah maritim antara China dan Filipina," ungkap Mao Ning.

China, kata Mao Ning, akan terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan teritorial dan hak serta kepentingan maritimnya dengan tegas serta menegakkan perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan.

Sedangkan terkait pengerahan rudal jarak menengah yaitu sistem rudal Typhon milik AS ke Filipina yang awalnya sebagai bagian dari latihan militer gabungan dengan Filipina sejak tahun lalu, Mao Ning mengatakan hal itu hanya memicu ketegangan.

"Filipina pada dasarnya menciptakan ketegangan dan pertentangan di kawasan tersebut dan memicu konfrontasi geopolitik serta perlombaan senjata. Ini adalah langkah yang sangat berbahaya dan pilihan yang sangat tidak bertanggung jawab bagi rakyatnya sendiri dan rakyat negara-negara Asia Tenggara lainnya," jelasnya.

Ia pun menyerukan sekali lagi kepada Filipina untuk mengindahkan seruan dari negara-negara di kawasan.

"Memperbaiki kesalahan sesegera mungkin, segera menarik sistem rudal Typhon sebagaimana yang dijanjikan secara publik dan berhenti melangkah lebih jauh ke jalan yang salah," tegas Mao Ning.

Dalam pembicaraannya dengan Menlu Enrique, Marco Rubio menggarisbawahi komitmen kuat AS terhadap Filipina berdasarkan Perjanjian Pertahanan Bersama.

"Kedua Menteri juga bertukar pandangan tentang berbagai cara untuk memajukan kerja sama keamanan, memperluas hubungan ekonomi untuk kemakmuran bersama, dan memperdalam berbagai peluang untuk kerja sama regional lebih lanjut," bebernya.

Sebelumnya pada April 2024, AS telah menyebutjui untuk memberikan alokasi militer sebesar 2 miliar dolar AS kepada FIlipina untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya dan memperkuat kemampuan penjaga pantai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian sekitar 125 juta dolar AS (sekitar Rp2 triliun) akan dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan sebagian markas-markas militer Filipina yang akan dipakai pasukan AS, sesuai Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang Ditingkatkan pada 2014 lalu.

Sistem rudal Typhon milik AS didatangkan ke Filipina sebagai bagian dari latihan militer gabungan dengan Filipina pada awal tahun lalu.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id di masjid atau lapangan, mana yang lebih utama? Ustaz Abdul Somad jelaskan perbedaan pandangan mazhab dan alasannya secara lengkap.
Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemain tersebut diizinkan klubnya untuk bergabung Timnas Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral