News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Janda Hamil Tewas di Tangan Kekasih karena Kerap Minta Nikah, Pelaku Sempat Ikut Pemakaman hingga Tahlilan

Janda tewas diduga sedang hamil di Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Pelaku ternyata kekasihnya sendiri yang kesal kerap minta kawin..
Sabtu, 21 Desember 2024 - 22:30 WIB
Ilustrasi jenazah.
Sumber :
  • pixabay

Lampung, tvOnenews.com - Seorang janda tewas dalam kondisi hamil di Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Sugiarti (44) tewas di tangan Cahyo (45) karena kerap minta pertanggungjawaban atas kehamilannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai membunuh, Cahyo sempat mengikuti proses pemakaman hingga menghadiri tahlilan korban di rumah duka.

Keduanya memiliki hubungan spesial, hingga diduga sang janda hamil dan meminta pertanggungjawaban kepada tersangka.

Ilustrasi Pembunuhan..
Ilustrasi Pembunuhan..
Sumber :
  • Tim tvOne

 

Tak terima kerap diminta tanggung jawab atas kehamilan Sugiarti, Cahyo pun nekat menghabisi nyawa kekasihnya yang diduga dalam keadaan hamil.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan pelaku Cahyo ditangkap jajaran Polsek Tanjung Bintang pada Kamis (19/12/2024) lalu.

"Mereka merupakan pasangan kekasih. Korban dan pelaku beberapa kali melakukan hubungan intim. Korban lalu mengirimkan foto tes pack bergambar dua garis yang menunjukkan dirinya hamil," kata dia, Sabtu (21/12/2024).

Kesal terus didesak untuk bertanggungjawab agar menikahinya, pelaku akhirnya memukul kepala korban dengan kapak bagian belakang.

Pelaku beberapa kali memukul bagian kepala korban, sehingga korban langsung terjatuh dari tangga dan meninggal di tempat.

Usai membunuh, pelaku membuang kapak dan ponsel korban ke sungai. 

Kasus ini terungkap setelah anak korban menemukan ibunya tergeletak di tangga kontrakan. 

Lalu malam harinya setelah dimakamkan, salah satu kerabat korban merasa curiga, karena ponsel hilang hingga melaporkannya ke Polsek Tanjung Bintang atas dugaan penganiayaan.

Polisi langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sudah dibersihkan, namun polisi menemukan petunjuk berupa bercak darah di bagian tembok dekat tetangga.

"Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kami menemukan titik terang peristiwa ini murni kasus pembunuhan. Tak lama kemudian kami berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan," ujarnya.

Polisi mengamankan barang bukti milik pelaku dan korban.

Rencananya polisi akan melakukan autopsi untuk mencari tindakan kekerasan dan memastikan kehamilan korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHPidana.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral