News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak, Asal Mesin Cetak Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Kapolda Sulsel Bocorkan Fakta-faktanya

Kapolda Sulsel, Irjen Yudhiawan Wibisono, membeberkan asal mesin cetak yang digunakan dalam kasus produksi dan peredaran uang palsu di Gowa, Sulawesi Selatan.
Kamis, 19 Desember 2024 - 19:06 WIB
Terkuak, Asal Mesin Cetak Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Kapolda Sulsel Bocorkan Fakta-faktanya
Sumber :
  • istimewa - Antara

Sulawesi, tvOnenews.com - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen Yudhiawan Wibisono, membeberkan asal mesin cetak yang digunakan dalam kasus produksi dan peredaran uang palsu di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Mesin cetaknya dibeli dari Surabaya, tapi barangnya buatan China," ujar Yudhi dalam konferensi pers, Kamis (19/12/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengungkapkan bahwa harga mesin tersebut mencapai Rp600 juta.

Menurut kepolisian, uang palsu yang diproduksi memiliki tingkat kemiripan tinggi dengan uang asli. 

tvonenews

"Kalau dilihat di bawah sinar ultraviolet, ada tanda-tanda air yang muncul, mirip dengan uang asli," jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menangkap 17 orang tersangka, termasuk dua oknum pegawai bank BUMN.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, yang mencurigai peredaran uang palsu di wilayahnya. 

Penyelidikan kemudian mengarah pada lokasi produksi, yaitu Gedung Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Sebelumnya diberitakan, polisi membongkar jaringan produksi uang palsu yang beroperasi di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

Dalam penggerebekan ini, ditemukan barang bukti berupa uang palsu senilai triliunan rupiah serta berbagai mata uang asing.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, mengungkapkan total 17 orang telah diamankan terkait kasus ini. 

Barang bukti mencakup uang rupiah palsu, seperti pecahan Rp100 ribu emisi 2016 sebanyak 4.554 lembar, serta mata uang asing seperti 5.000 won Korea Selatan dan 500 dong Vietnam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada salinan sertifikat deposito Bank Indonesia senilai Rp45 triliun dan surat berharga negara senilai Rp700 triliun.

“Barang bukti berupa mesin cetak uang palsu yang dibeli di Surabaya dengan komponen dari China seharga Rp600 juta juga telah disita. Total ada 98 barang bukti yang kami amankan, termasuk tinta dan kaca pembesar,” ujar Yudhiawan saat konferensi pers di Polres Gowa, Kamis (19/12). (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral