News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyaris Mati Ditikam Anaknya, Ibu Pelaku Bunuh Ayah dan Neneknya di Jakarta Selatan Minta Polisi Lakukan Ini…

Kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap anak berinisial MAS (14) sebagaii pelaku kasus bunuh ayah dan nenknya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Rabu, 18 Desember 2024 - 06:07 WIB
Ibu Pelaku Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan Kembali Diperiksa, Polisi: Dia Memaafkan Tapi....
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap anak berinisial MAS (14) sebagaii pelaku kasus bunuh ayah dan nenknya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan saat ini pelaku telah menjalani masa observasi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah itu dilakukan usai kepolisian mendapati rekomendasi dari sejumlah ahli kejiwaan dan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor).

“Jadi kemarin kami sudah berkomunikasi dengan kejaksaan, lanjut setelah itu ada saran dari Apsifor utk memeriksa kejiwaan dari anak yang berkonflik dengan hukum. Oleh karena itu, dari penyidik PPA membawa anak yang berkonflik dengan hukum ke RS Polri ya untuk ditindaklanjuti,” kata Nurma kepada awak media, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Berderai Air Mata, Ibu Pelaku Ceritakan Peristiwa Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Malamnya Kami...
Berderai Air Mata, Ibu Pelaku Ceritakan Peristiwa Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Malamnya Kami...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Nurma menuturkan penyidik juga telah memintai keterangan kepada AP ibu dari pelaku yang juga merupakan korban penikaman dari anak kandungnya itu.

Menurutnya saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik sang ibu mengaku memaafkan perbuatan dari anaknya itu.

“Jadi selama meminta keterangan, selama kami meminta berita acara pemeriksaan dari ibu anak yang berkonflik dengan hukum, dia selalu menyebut bahwa itu adalah anak dia bagaimana pun sudah terjadi itu tetap dia adalah anak dari ibunya,” kata Nurma.

Di sisi lain, Nurma mengaku jika sang ibu yang nyaris tewas ditikan anaknya itu telah menyampaikan serangkaian kronologi peristiwa berdarahnya itu.

Kendati nyari mati, ibu dari pelaku itu meminta kepolisian untuk dapat mengurangi hukuman anaknya.

“Ya kalau itu ya jelas karena memang semuanya itu ibunya berpikiran itu adalah anaknya. Apapun yang terjadi kemarin dia hanya berucap dia adalah anak saya,” ungkapnya.

Polisi Bicara Peluang Pelaku Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan Bebas dari Jeratan Hukum, Asalkan…

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus pembunuhan oleh anak berinisial MAS (14) terhadap ayah dan neneknya di kediamannya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan masih menyimpan tabir misteri dalam pengunkapan motifnhya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal menyebut jika pelaku sedang menjalani masa observasi di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Tim dari RS Polri dan RSCM akan mengobservasi anak selama 14 hari,” kata Ade Rahamat kepada awak media, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Fakta Baru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Psikolog Temukan Pelaku Menggambar Manusia Terbaring Penuh Tinta Merah, Ini Maknanya...
Fakta Baru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Psikolog Temukan Pelaku Menggambar Manusia Terbaring Penuh Tinta Merah, Ini Maknanya...
Sumber :
  • Dok. YouTube tvOne

 

Ade Rahmat menuturkan langkah itu dilakukan usai pihaknya mendapat rekomendasi dari sejumlah ahli yang dilibatkan dalam pemeriksaan terssbut.

Menurutnya pelaku akan mendalami pemeriksaan kejiawaannya dalam observasi yang berlangsung dalam dua pekan itu.

“Karena rekomendasi dokter psikolog apsifor untuk pemeriksaan kejiwaan lanjutan oleh (dokter psikiatri) anak MAS,” katanya.

Di sisi lain, Ade Rahmat turut menyinggung langkah pemeriksaan kejiwaan dalam kepastian hukum yang akan dihadapi oleh pelaku anak MAS itu.

Bankan, Ade Rahmat menilai pelaku bisa saja bebas dari jerata hukum atas perbuatannya yang telah membunuh ayah dan neneknya sekaligus melukai ibunya itu.

“Sehingga akan kita lihat nanti hasilnya apakah yang bersangkutan sebagai pelaku anak yang layak atau tidaknya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara pidana, yang akan diputuskan oleh hakim nantinya saat sidang di pengadilan,” ungkapnya.

Polisi Sinyalir Pelaku Dapat Bisikan Gaib

Seorang anak laki-laki berinisial MAS (14) nekat menikam ayah dan neneknya hingga tewas. Peristiwa nahas itu terjadi di Perumahan Taman Bona Indah Blok B6, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu 30 November 2024 pukul 01.00 WIB.

Korban tewas yaitu neneknya sendiri berinisial RM (69) serta ayahnya berinisial APW (40) usai ditikam dengan sebilah pisau.

Sementara, ibunya sendiri berinisial AP (40) yang juga menjadi korban penusukan mengalami luka berat dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian, MAS mengaku mendapatkan bisikan saat dirinya tak bisa tertidur pulas.

"Interogasi awalnya dia merasa dia tidak bisa tidur. Terus ada hal-hal yang membisiki dia, meresahkan dia, seperti itu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gogo mengatakan pihaknya belum bisa memastikan terkait motif MAS membunuh ayah dan neneknya.

Pasalnya, kata dia, proses penggalian keterangan dari yang bersangkutan masih terus berlangsung. (raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT