News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Duka Abadi Bantah Terlibat Kartel Kremasi, Tapi Tak Menyangkal Soal Biaya

Menurut Indra harga yang tercantum pada bon hanyalah kisaran. Setuju atau tidak, tergantung keluarga mendiang.
Rabu, 21 Juli 2021 - 10:35 WIB
Foto Biaya Kremasi yang Viral di Media Sosial
Sumber :
  • Ong Suhirman

Jakarta – Rumah Duka Abadi yang mendadak menjadi perbincangan masyarakat setelah foto bon rincian harga layanan jenazahnya viral di media sosial, buka suara. Mereka membantah terlibat dalam kartel kremasi. Namun, pihaknya tidak menyangkal biaya yang tercantum dalam gambar tersebut.

“Betul, kami dapat informasi sekian itu yang kita sodorkan ke keluarga yang berduka. Keluarga balik lagi memilih sendiri, kalau deal dengan harga tersebut baru kita proses,” tutur Marketing Business Development Rumah Duka Abadi, Indra Palus kepada tvOnenews.com, Selasa (20/7) petang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun menurut Indra, rincian harga tersebut hanya diberikan kepada penanggung jawab keluarga. Sehingga dia heran bon tersebut menjadi viral dan mendapat respons dari sejumlah pihak.

“Saya kaget melihat itu, kok bisa menyebar seperti itu,” tambahnya.

Menurutnya, harga yang tercantum pada bon hanyalah kisaran. Setuju atau tidak, tergantung keluarga mendiang.

“Untuk jelasnya saya sudah konfirmasi itu Rp9-10 juta di sana. Jadi untuk kisaran yang itu, saya ralat,” kata Indra lagi.

Indra menuturkan bahwa Rumah Duka Abadi tidak menyediakan pelayanan kremasi. Mereka hanya menjadi jembatan antara keluarga mendiang dengan pihak krematorium.

“Jadi kita meminta jadwal pada mereka, konfirmasi, adakah jadwal baru kita nanti booking. Rincian biaya itu karena kita yang melayani jasanya jadi semua itu kita cantumkan di situ. Karena pembayaran itu kita satu pintu,” ujar Indra.

Dia menegaskan pihaknya tidak mengutak-atik harga dan selalu bersikap terbuka di awal, sebelum memproses pelayanan.

“Dengan tidak mengubah harga sesuai harga yang dikasih mereka, kita tawarkan ke keluarga terlebih dulu untuk menjadi pilihan. Jadi pilihan itu balik lagi ke keluarga, menyetujui atau tidak, kemudian baru mereka putuskan. Kalau sudah deal baru kita proses,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya sempat viral di media sosial sebuah foto bon dengan kop Rumah Duka Abadi yang berlokasi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, karena mematok harga hingga Rp80 juta untuk pelayanan jenazah dan kremasi.

Dalam gambar itu tertera biaya peti jenazah seharga Rp25 juta, transportasi Rp7,5 juta, biaya kremasi Rp45 juta, dan pemulasaran Rp2,5 juta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral