News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Hukuman Anaknya Diringankan, Ibu dari Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Lapang Dada Terima Ucapan Maaf MAS

Ibu dari anak yang bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, Jakarta Selatan buka suara. Ia pun memaafkan sang anak dan ingin agar anaknya diringankan hukumannya.
Sabtu, 14 Desember 2024 - 07:38 WIB
Sosok remaja MAS (14) diduga alami tekanan psikis dalam kasus anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, Sabtu (30/11/2024)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mendalami kasus anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus. Kini, keterangan sang ibu diperiksa.

Kasus anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus ini melibatkan seorang remaja berinisial MAS (14) yang menusuk ayahnya APW (40) serta sang nenek RM (69) hingga tewas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MAS sebenarnya juga menikam sang ibu yakni AP (41). Namun, ibunya itu berhasil menyelamatkan diri dan dibantu tetangga dibawa ke rumah sakit utuk dirawat.

Diketahui, AP kemudian dibawa ke RS Fatmawati Jakarta Selatan karena mengalami luka tusuk yang cukup parah. Ia juga sempat mengalami masa-masa kritis selama di rumah sakit.

Kini, kondisi fisik AP sudah membaik dan pulang ke rumah salah satu anggota keluarganya.

Pihak Polres Metro Jakarta Selatan pun perlahan meminta keterangan kepada AP terkait kasus anak bunuh ayah dan nenek itu.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengungkapkan pihaknya sudah bertemu dengan AP. Ibu dari anak yang bunuh ayah dan neneknya itu pun mengatakan bahwa ia telah memaafkan anaknya.

Bahkan, menurut Nurma, ibunya ingin hukuman anaknya itu diringankan. Oleh karenanya, AP pun dengan lapang dada memaafkan sang anak.

Di tengah tragedi berdarah yang menewaskan dua anggota keluarganya itu, AP tetap ingin melindungi anaknya dari jeratan hukuman berat.

"Iya, melindungi (anaknya) betul. Dia sudah minta, bahkan dia menganggap jika itu bukan perbuatan anaknya," ujar Nurma, ditemui wartawan, Jumat (13/12/2024).

Kepada polisi, AP juga mengatakan bahwa ia memaafkan MAS karena remaja 14 tahun itu adalah anaknya sendiri.

"'Bagaimana pun ceritanya, dia itu tetap anak saya', itu yang dikatakan oleh ibunya," ungkap Nurma.

Sebelumnya, MAS pun sudah mengakui perbuatannya dan mengungkapkan sangat menyesal kepada polisi. 

Misteri Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan Terungkap Lewat Isi Surat Pelaku, Guru Les Bilang....
Misteri Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan Terungkap Lewat Isi Surat Pelaku, Guru Les Bilang....
Sumber :
  • Istimewa

 

MAS juga sudah menuliskan surat kepada ibunya dan meminta maaf karena telah memberi kesulitan kepada keluarganya sendiri.

Saat diperiksa Polres Metro Jakarta Selatan di hari pertama, remaja itu terus menangis dan tidak berbicara.

Meski demikian, perlahan ia mau memberikan keterangan. Dirinya mengaku mendengar bisikan-bisikan untuk membunuh keluarganya.

"Maafin aku udah nyusahin dan makasih semuanya," tulis MAS di dalam suratnya itu.

"Seperti kalian, aku juga bakal bantu orang banyak. Terima kasih semuanya," tambahnya.

Di dalam suratnya, ia juga mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi sehat sehingga tak perlu dikhawatirkan.

Saat ini, MAS berada di Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) milik Kementerian Sosial (Kemensos).

Siswa kelas 1 SMA itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penusukan terhadap ayah dan neneknya.

Sebelumnya diberitakan, tragedi anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus ini terjadi pada Sabtu (30/11/2024).

Warga Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan dibuat geger karena keributan terjadi pada dini hari sekitar 01.00 WIB.

AP, sang ibu dari anak yang bunuh ayah dan neneknya menyelamatkan diri dengan melompat dari pagar.

Meski demikian, ia mengalami luka serius sehingga sempat dikira sudah meninggal oleh warga.

Menyadari AP masih hidup, warga pun menolong ibu dari MAS itu sebelum akhirnya membawanya ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan untuk menjalani perawatan.

Sementara itu, setelah menikam ayah dan neneknya sendiri, MAS keluar rumah membawa pisau dengan darah di sekujur tubuhnya.

Menurut kesaksian para warga, remaja itu sempat ingin kabur. Namun, berhasil diamankan oleh seorang petugas keamanan perumahan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral