GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Pecat Anggota PMI yang Terlibat Munas Menangkan Agung Laksono

Ketua Umum PMI periode 2024-2029, Jusuf Kalla tanggapi perihal musyawarah nasional (Munas) tandingan yang memenangkan Agung Laksono sebagai Ketua Umum PMI.
Senin, 9 Desember 2024 - 20:07 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029, Jusuf Kalla di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024).
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029, Jusuf Kalla menanggapi perihal adanya musyawarah nasional (Munas) tandingan yang memenangkan Agung Laksono sebagai Ketua Umum PMI.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa Munas yang dibuat oleh kubu Agung Laksono itu adalah sebuah pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu menilai hal itu sebagai aksi pengkhianatan. Terlebih, hal itu dilakukan oleh Agung Laksono, yang menurut pandangan JK adalah sebagai sosok yang gemar memecah belah.

Musyawarah Nasional (Munas) Palang Merah Indonesia (PMI) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024).
Musyawarah Nasional (Munas) Palang Merah Indonesia (PMI) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024).
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

 

"Itu ilegal, dan pengkhianatan. Kedua, itu kebiasaan pak agung laksono, dia pecah Golkar, dia bikin tandingan kosgoro, itu memang hobinya, tapi itu harus kita lawan, karena dia berbahaya untuk kemanusiaan," ucap Jusuf Kalla di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024).

Oleh karenanya, JK mengaku telah melaporkan tindakan Agung Laksono ini kepada pihak yang berwajib. Dalam hal ini, kepolisian.

"Nah PMI harus ada satu dalam satu negara, tidak boleh ada dua. Jadi kita sudah lapor ke polisi, ada yang melaksanakan ilegal seperti itu, dan itu kebiasaan beliau," ungkapnya.

Selain itu, JK mengatakan, pihaknya juga telah memecat para anggota PMI yang terlibat dalam munas tandingan yang dibuat oleh kubu Agung Laksono.

"Karena tidak boleh begitu hanya beberapa orang, itu pun sudah dipecat kita sudah pecat karena melanggar AD/ART," tutur JK.

Lebih jauh, JK juga membantah tudingan yang menyebut bahwa selama di bawah kepemimpinannya, hubungan PMI dengan Pemerintah tidak harmonis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Siapa bilang? Tadi berapa menteri yang bicara, semua menteri yang ada bidangnya sosial kesehatan kita undang ya," tegas JK.

Adapun, acara musyawarah nasional PMI ke XXII yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat pada Senin (9/12/2024) ini dihadiri oleh sejumlah menteri seperti Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral