News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota Polisi yang Bunuh Ibunya Pakai Gas Elpiji di Cileungsi Adalah Pasien Poli Jiwa Sejak 2020, Terakhir Berobat Oktober 2024

Anggota polisi berinisial NP dan berpangkat Aipda yang membunuh ibunya pakai gas Elpiji di Cileungsi adalah pasien Poli Jiwa di RS Polri Kramat Jati sejak tahun 2020 lalu. 
Jumat, 6 Desember 2024 - 10:10 WIB
ILUSTRASI - Polisi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota polisi berinisial NP dan berpangkat Aipda yang membunuh ibunya pakai gas Elpiji di Cileungsi adalah pasien Poli Jiwa di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati sejak tahun 2020 lalu. 

Hal ini diungkapkan Konsultan Psikiatri Forensik RS Polri Kramat Jati Henny Riana saat konferensi pers di Jakarta pada Kamis (5/12/2024) lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aipda NP anggota Polres Metro Bekasi adalah pasien RS Bhayangkara Pusdokkes Polri tercatat sejak tahun 2020," terangnya. 

Henny menyebut Aipda NP merupakan pasien yang melakukan rawat inap beberapa kali. 

tvonenews

Tercatat Aipda NP terakhir dirawat inap selama 16 hari sejak 8 Maret 2024 lalu. 

Seharusnya, kata Henny, Aipda NP dijadwalkan kontrol pada 22 November 2024. Akan tetapi, Aipda NP tidak datang. 

"Pasien terakhir berobat jalan 23 Oktober 2024. Dijadwalkan pasien akan kontrol pada 22 November 2024, namun pasien tidak hadir ke Poli Jiwa,” ujarnya. 

Pada Kamis (2/12/2024) dilaporkan ada penganiayaan yang berujung kematian seseorang di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 21.30 WIB.

Diketahui terduga pelaku adalah Aipda NP dan korbannya adalah ibu Aipda NP sendiri, yakni HS. 

Anggota Polisi Bunuh Ibunya Pakai Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram
Anggota Polisi Bunuh Ibunya Pakai Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram
Sumber :
  • Istimewa

 

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian ini terjadi di warung HS. Dia melihat Aipda NP mendorong ibunya hingga terjatuh.  

Lalu Aipda NP mengambil tabung gas Elpiji 3 kilogram dan memukulkannya ke kepala ibunya sebanyak tiga kali.

Setelah kejadian, Aipda NP yang menghabisi nyawa ibunya melarikan diri menggunakan mobil pick up.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, HS sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya sudah tak tertolong. Aipda NP pun ditangkap di sekitar jalan raya RS Hermina Cileungsi. 

​​​​​​Saat ini Aipda NP dirawat di RS Polri sejak 2 Desember 2024 untuk dilakukan observasi kejiwaan. (ant/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT