News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengharukan, Viral Bocah Kelas 4 SD Tak Mau Makan Siang Gratis karena Teringat Ibunya Belum Makan: Tiap Hari Disisihkan untuk Mama

Viral di media sosial sebuah video menunjukkan bocah kelas 4 SD yang menolak memakan makan siang gratis. Ternyata alasannya bikin terharu, karena teringat ibu..
Kamis, 21 November 2024 - 19:42 WIB
Mengharukan, Viral Bocah Kelas 4 SD Tak Mau Makan Siang Gratis karena Teringat Ibunya Belum Makan: Tiap Hari Disisihkan untuk Mama
Sumber :
  • Kolase - Istimewa/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial seorang bocah kelas 4 SD di Palembang bernama Devi menolak makan siang gratis di sekolahnya. Ternyata alasannya bikin kaget sekaligus terhari.

Tak disangka, alasan Devi menolak makan siang gratis di video yang viral itu adalah karena ingin berbagi dengan sang ibu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, saat itu sekolah Devi sedang dilakukan uji coba makan siang gratis program baru dari Presiden Prabowo Subianto.

"Kok enggak dimakan?" tanya seorang perempuan kepada Devi di dalam video viral tersebut.

Menjawab hal tersebut, Devi mengatakan bahwa makanan gratis yang didapatkannya adalah untuk ibunda tercinta.

"Untuk mama," jawab Devi polos.

Jawaban Devi sontak membuat pewawancara merasa tersentuh. Ternyata anak kelas 4 SD sudah memikirkan orang tuanya begitu dalam. 

Diwawancara oleh tvOne, Devi dan ibunda pun mengungkapkan soal dirinya yang menjadi viral gara-gara makan siang gratis itu.

Saat ditanya kenapa tidak mau makan, Devi mengatakan bahwa ia teringat sang ibu yang sibuk bekerja hingga tidak sempat mengisi perutnya.

"Karena keingat Mama belum makan," ujar Devi kepada tvOne, Kamis (21/11/2024).

Gadis kecil berjilbab itu mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangi sang ibu.

Setiap kali mendapatkan makanan gratis, ia akan menunda untuk memakannya karena ingin berbagi dengan ibunya.

Sementara itu, sang ibu, Suryani mengungkapkan anaknya memang tak pernah lupa membawa makanan ketika pulang ke rumah.

Khususnya ketika ada yang membagikan makanan kepadanya di sekolah.

"Dia (Devi) ingat sama ibu karena ibu sering telat makan. Dia ingin berbagi," ujar Suryani yang duduk di samping anak perempuannya itu.

Meskipun sering ada yang memberi Devi makanan untuk berbekal di sekolah, namun ia tak pernah memakannya.

Menurut Suryani, anak ketiganya itu lebih memilih membawa pulang makanannya untuk disantap bersama dirinya.

"Tetap dia ingin memilih makan bersama ibu," tambah dia.

Perempuan paruh baya itu menjelaskan anak perempuannya itu memang sering membawa pulang makanan.

Ia bahkan sempat kaget di awal karena Devi kerap membawa banyak santapan untuk keluarganya.

Devi yang saat ini duduk di bangku kelas 4 SD itu adalah anak ketiga dari tiga bersaudara.

Semenjak sang ayah meninggal, hidup Devi dan keluarganya semakin sulit. Ibunya sibuk bekerja menjadi buruh cuci di rumah orang yang mempekerjakannya.

Mereka sekarang hidup bersama di kontrakan kakak pertama Devi yang kini sudah menikah. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral