News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkum Supratman Sebut Kajian Pemindahan Mary Jane Veloso dan Narapidana Asing Perlu Diplomasi Internasional

Menkum Supratman Andi Agtas mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji kemungkinan pemindahan terpidana mati asal Filipina Mary Jane Veloso.
Kamis, 21 November 2024 - 08:13 WIB
Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji kemungkinan pemindahan terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Veloso, yang terjerat kasus penyelundupan narkotika.

Kajian ini dilakukan bersama Menko Polhukam Yusril Ihza Mahendra dan hasilnya akan dikonsultasikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum keputusan final diambil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sedang mempelajari bersama dengan Pak Menko, Prof Yusril. Nanti kami komunikasikan dan konsultasikan kepada Presiden sebelum keputusan itu diambil untuk menentukan mana yang terbaik,” kata Supratman di Jakarta Selatan, dikutip Kamis (21/11/2024).

Supratman menegaskan bahwa kajian ini tidak hanya mencakup Mary Jane Veloso. 

tvonenews

Ia mengungkapkan bahwa duta besar Prancis dan Inggris telah mengajukan surat resmi kepada Presiden Prabowo terkait pemindahan narapidana asal negara mereka yang menjalani hukuman di Indonesia.

“Bukan hanya soal Mary ya. Ada juga warga negara Prancis dan beberapa warga negara UK, Inggris. Para duta besarnya sudah mengirimkan surat permohonan kepada kami dan surat itu juga akan disampaikan kepada Presiden,” jelas Supratman.

Lebih lanjut, Supratman berharap upaya ini dapat membuka peluang untuk memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi narapidana di luar negeri. 

Ia menyebut pemerintah masih mempelajari mekanisme pertukaran narapidana antarnegara tersebut.

“Kami juga berharap WNI yang menjadi narapidana di luar negeri bisa dipulangkan. Jika memungkinkan terjadi pertukaran, itu sangat baik. Tapi mekanismenya masih dalam proses kajian,” ujar Supratman.

Sebelumnya, Mary Jane Veloso adalah seorang WNA asal Filipina yang divonis mati di Indonesia atas tuduhan penyelundupan heroin pada 2010. 

Kasusnya telah menuai perhatian internasional dengan berbagai pihak menyerukan pengampunan karena Mary Jane mengaku hanya menjadi korban perdagangan manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan terkait nasib Mary Jane serta sejumlah narapidana asing lainnya akan menjadi langkah penting dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara terkait. 

Pemerintah juga berharap upaya ini dapat menguntungkan WNI yang menghadapi persoalan hukum serupa di luar negeri. (agr/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT