News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi E DPRD DKI Jakarta Perjuangkan Program Sekolah Gratis Tanpa Hapus KJP Plus dan KJMU

Komisi E DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan Program Sekolah Gratis tanpa menghapuskan bansos yang sudah ada seperti KJP Plus dan KJMU.
Selasa, 19 November 2024 - 10:15 WIB
Komisi E DPRD DKI Jakarta Perjuangkan Program Sekolah Gratis Tanpa Hapus KJP Plus dan KJMU
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi E DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan Program Sekolah Gratis tanpa menghapuskan bantuan sosial (Bansos) yang sudah ada seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin menyatakan bahwa Program Sekolah Gratis baik di sekolah negeri maupun swasta bertujuan untuk mengurangi diskriminasi dalam akses pendidikan di Jakarta yang sering kali dipengaruhi oleh faktor ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thamrin berharap program ini bisa terealisasi pada tahun ajaran baru 2025.

"Seluruh anggota dewan dan masyarakat menginginkan agar sekolah gratis dapat segera terwujud di tahun ajaran 2025," kata Thamrin, dalam keterangan resmi, Selasa (19/11/2024).

tvonenews

Thamrin juga menegaskan bahwa Komisi E akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa tidak ada biaya tambahan yang dikenakan pada sekolah yang berpartisipasi dalam program tersebut. 

"Kami akan melakukan pengawasan sesuai dengan fungsi dewan termasuk pengawasan dan komunikasi," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang telah menambah jumlah penerima manfaat KJP Plus dalam Rancangan Perda APBD 2025. 

Jumlah penerima KJP Plus yang awalnya diajukan sebanyak 445.995 orang kini ditambah menjadi 533.649 orang dengan anggaran sebesar Rp406 miliar.

"Semoga anggaran ini dapat disetujui bersama di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat," ujar Agustina.

Sementara itu, Anggota Komisi E Jhonny Simanjuntak mendorong agar jumlah penerima KJMU ditambah. 

Dalam Rancangan Perda APBD 2025 jumlah penerima KJMU hanya mencapai 15.792 orang. 

Ia berharap program ini bisa memberikan kesempatan lebih banyak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk merealisasikan program sekolah gratis pada tahun 2025 guna mengatasi kendala biaya dalam akses pendidikan. 

"Pemprov hadir untuk memastikan semua masyarakat mendapatkan layanan pendidikan dasar tanpa hambatan biaya," katanya. (agr/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT