News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei Pilgub Riau: Persaingan Ketat! Paslon 02 Kuasai Elektabilitas

Baru-baru ini The Republic Institute mengeluarkan hasil riset voting behavior, tentang evaluasi kampanye, debat, dan tren kekuatan elektoral Pilkada Riau,
Sabtu, 16 November 2024 - 20:36 WIB
Survei Pilgub Riau: Persaingan Ketat! Paslon 02 Kuasai Elektabilitas
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini The Republic Institute mengeluarkan hasil riset voting behavior, tentang evaluasi kampanye, debat, dan tren kekuatan elektoral calon gubernur dan wakil gubernur Riau, jelang pelaksanaan Pilkada Riau 2024.

Dalam hal ini, Peneliti Utama The Republic Institute, Sufyanto menyampaikan, tahapan kampanye menjadi momen krusial dalam kontestasi Pilkada Riau 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama dua bulan, yakni dari 25 September hingga 23 November 2024, para kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur berupaya keras meyakinkan masyarakat bahwa mereka adalah pilihan terbaik.

"Berdasarkan survei awal, seluruh pasangan calon telah aktif terjun langsung ke masyarakat untuk memperkuat basis dukungan," jelasnya seperti rilis yang diterima di Jakarta, pada Sabtu (16/11/2024) malam.

tvonenews

Kemudian, kata dia, survei yang dilakukan The Republic Institute mencatat bahwa 36,4% masyarakat merasa wilayah mereka telah dikunjungi oleh pasangan M. Nasir – M. Wardan (Paslon 02). 

Sementara itu, pasangan Abdul Wahid – SF Hariyanto (Paslon 01) mengantongi 30,3%, diikuti oleh Syamsuar – Mawardi (Paslon 03) dengan 24,6%.

Tidak hanya itu, peran relawan atau tim sukses (timses) dalam menggalang dukungan juga menjadi sorotan. 

Survei menunjukkan bahwa 54% masyarakat mengaku pernah bertemu dengan relawan Paslon 02, diikuti oleh Paslon 01 (51,5%) dan Paslon 03 (47,5%).

- Efek Debat Publik

Sementara, kata dia, pada debat pertama, Paslon 02 mencuri perhatian publik dengan gaya yang tegas, kompak, dan berani. Mengusung slogan “Nasir-Wardan Bisa, Nasir-Wardan Tahu Caranya, Coblos No. 2.” 

"Pasangan ini sukses membangun citra sebagai pemimpin visioner yang menjanjikan kemakmuran. Dukungan kuat terlihat terutama di daerah seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, hingga Pekanbaru," ucapnya.

Bahkan, dijelaskannya, debat terbukti menjadi salah satu penentu utama preferensi pemilih. 

Sebab, data menunjukkan bahwa 41% masyarakat menjadikan performa debat sebagai faktor penting dalam menentukan pilihan, didukung oleh akses luas ke media sosial seperti TikTok dan YouTube.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, ia juga katakan, bahwa popularitas masih menjadi indikator awal untuk mengukur peluang kandidat. 

Incumbent Syamsuar berada di puncak popularitas dengan 88,8%, diikuti oleh Abdul Wahid (88,6%) dan M. Nasir (87,3%). Namun, dalam hal elektabilitas, Paslon 02 (M. Nasir – M. Wardan) memimpin dengan 35,7%, mengungguli Paslon 01 (Abdul Wahid – SF Hariyanto) yang meraih 31,5%, serta Paslon 03 (Syamsuar – Mawardi) dengan 22,1%.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT