News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fokus Kesehatan Ibu dan Anak di Manokwari, PLN Gelar Srikandi Movement 2024

Dalam rangka peringati Hari Kesehatan Nasional dan dukung pencapaian TPB 3 tentang Kesehatan yang Berkualitas, PT PLN luncurkan Srikandi Movement 2024
Rabu, 13 November 2024 - 16:12 WIB
Fokus Kesehatan Ibu dan Anak di Manokwari, PLN Gelar Srikandi Movement 2024
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 3 tentang Kesehatan yang Berkualitas, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) meluncurkan Srikandi Movement 2024 dengan tema “Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak.” 

Acara ini digelar pada Senin (11/11/2024) di Gedung Serbaguna Gereja GKI Petrus Amban, Manokwari, Papua Barat, dan melibatkan kolaborasi dengan UPTD Puskesmas Amban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu hamil, menyusui, dan anak-anak.

Kepala UPTD Puskesmas Amban, Yosua Kadam, AMK, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN dalam memperhatikan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.

tvonenews

 

Menurutnya, kegiatan ini krusial karena kesehatan ibu dan anak mencerminkan kualitas pembangunan suatu daerah. 

“Dengan adanya Srikandi Movement, kami bisa memperbaiki kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Yosua, kepada awak media, Rabu (13/11/2024).

Ia juga menambahkan bahwa UPTD Puskesmas Amban berkomitmen untuk menekan angka stunting melalui peningkatan layanan medis dan edukasi tentang pemeriksaan kehamilan dan imunisasi anak. 

Kegiatan ini dinilai sangat membantu dalam mencapai tujuan tersebut.

Kepala Distrik Manokwari Barat, Isak Eren H. Waramori juga mendukung kegiatan ini, karena sangat relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat lokal. 

Ia berharap PLN terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah untuk program-program kesehatan serupa yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Jaeni Lorenska Riwu, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN. Ia merasa terbantu dengan adanya sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil. 

“Semoga PLN terus hadir membantu kami, agar kami bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak kami,” ujar Jaeni.

Ketua Srikandi PLN UIP MPA, Dessy Refasi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

“Srikandi Movement adalah kontribusi nyata dari pegawai perempuan PLN untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, serta mendorong kesadaran pentingnya perawatan kesehatan sejak dini,” tutur Dessy.

General Manager PLN UIP MPA, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan pentingnya kesinambungan program sosial seperti Srikandi Movement sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. 

“Kami ingin berkontribusi menciptakan generasi yang sehat dan kuat, mulai dari ibu hingga anak-anak mereka. Kami berharap program ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli pada kesehatan ibu dan anak,” jelas Wisnu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini mencakup sosialisasi tentang ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK), penanganan stunting, dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI). 

Selain itu, ada juga pemberian sarana kesehatan untuk UPTD Puskesmas Amban, pembagian paket gizi, serta pemeriksaan kesehatan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral