News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Anak Indonesia Kurangi Bermain Gadget, Kemen PPPA Dirikan Ruang Bersama Merah Putih

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kini mendirikan Ruang Bersama Merah Putih di 114 titik desa dan kelurahan di Indonesia.
Sabtu, 9 November 2024 - 01:00 WIB
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendirikan Ruang Bersama Merah Putih di 114 titik desa dan kelurahan di Indonesia.

Hal ini guna meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak di tingkat desa dan kelurahan di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi menuturkan bahwa program ini didukung kerja sama dengan lembaga dan kementerian lainnya seperti Badan Gizi Nasional, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Sosial, dan Kementerian Agama.

“Ruang Bersama Merah Putih ini adalah kelanjutan dari desa, kelurahan yang ramah perempuan dan anak. Kalau selama ini ramah perempuan dan anak itu concernnya Menteri PPA, tetapi saat ini kita ingin kolaborasi dengan seluruh pemerintah,” kata Arifah dalam dialog interaktif bersama komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online (GASPOL), di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (8/11/2024).

Arifah menjelaskan, dibangunnya Ruang Bersama Merah Putih untuk menjadi tempat berkumpul anak-anak setelah pulang sekolah. Arifah menginginkan, anak-anak Indonesia tak lagi kecanduan bermain gadget.

Oleh karena itu, nantinya di Ruang Bersama Merah Putih ini akan disediakan berbagai fasilitas seperti area bermain dan mainan-mainan tradisional.

Menurut dia, mainan tradisional memiliki filosofi kebersamaan dan kolaborasi dan mendorong anak-anak untuk bermain secara kelompok, serta membangun hubungan sosial.

“Di Ruang Bersama ini kita kasih anak-anak mainan tradisional. Mainan tradisional itu tidak ada yang main sendiri, pasti berkelompok. Ini menunjukkan kita harus bekerja sama,” jelas Arifah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Arifah menerangkan, program Rumah Bersama Merah Putih ini juga menyediakan makanan sehat untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui yang didukung oleh Badan Gizi Nasional.

“Di ruang bersama itulah nanti anak-anak pulang sekolah langsung ke rumah Merah Putih. Dari Kepala Badan Gizi Nasional sudah menyiapkan konsumsi makan siang untuk anak-anak kita, ibu menyusui dan ibu hamil,” tutur Arifah. (rpi/raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT