GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini 4 Syarat Penting Persiapan MPASI Anak

MPASI dilakukan ketika anak sudah memasuki usia enam bulan.
Senin, 4 November 2024 - 22:41 WIB
Ilustrasi MPASI
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Makanan Pendamping ASI (MPASI) menjadi pijakan penting bagi tumbuh kembang anak.

MPASI dilakukan ketika anak sudah memasuki usia enam bulan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada usia ini, ASI sudah tak cukup untuk menjadi asupan tunggal bagi anak demi memenuhi kebutuhan gizi. 

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tulungagung menyebut jila mempersiapkan MPASI dengan cara yang tepat dapat memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Dilansir dari laman pafitulungagung.org, berikut adalah empat syarat penting yang perlu diperhatikan sebelum memulai MPASI.

1. Usia Tepat Enam Bulan

Usia enam bulan dianggap ideal untuk memulai MPASI. Pada usia ini, sistem pencernaan bayi sudah lebih matang dan siap menerima makanan selain ASI.

Memberikan MPASI terlalu dini seperti di bawah usia enam bulan ternyata meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan alergi.

Penting bagi orang tua untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan seperti dokter anak atau ahli gizi sebelum memutuskan untuk memulai MPASI.

2. Pertimbangkan Kondisi Kesehatan Bayi

Selain usia, kondisi kesehatan bayi juga menjadi pertimbangan penting. 

Pastikan bayi dalam keadaan sehat dan tidak sedang mengalami penyakit atau infeksi saat memulai MPASI. 

Bayi yang sedang sakit mungkin tidak dapat mencerna makanan dengan baik, dan ini dapat memperburuk kondisinya. 

Jika bayi tampak tidak nyaman atau memiliki masalah kesehatan, sebaiknya tunda pemberian MPASI hingga kondisinya benar-benar pulih.

3. Bahan Makanan yang Aman dan Bernutrisi

Bahan makanan yang digunakan untuk MPASI harus memenuhi kriteria aman, segar, dan bernutrisi tinggi. 

Mulailah dengan bahan makanan yang mudah dicerna, seperti buah-buahan, sayuran, atau sereal yang bebas gluten. Hindari bahan makanan yang berpotensi menyebabkan alergi pada tahap awal, seperti kacang-kacangan dan produk olahan susu. 

Kandungan zat besi, protein, vitamin, dan mineral sangat penting untuk mendukung perkembangan bayi, jadi pastikan menu MPASI yang diberikan kaya akan nutrisi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Konsistensi dan Tekstur Makanan yang Sesuai

Tekstur makanan untuk MPASI harus disesuaikan dengan usia bayi. Pada awal MPASI, tekstur yang disarankan adalah yang lembut dan halus seperti bubur atau pure. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral