GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hakim Terjerat Suap Kasus Ronald Tannur, Peneliti Pukat UGM: Ketua Pengadilan Wajib Dicopot

Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman, menyoroti ironi di balik kasus suap yang menimpa hakim-hakim di Indonesia. 
Jumat, 25 Oktober 2024 - 19:38 WIB
Hakim PN Surabaya
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman, menyoroti ironi di balik kasus suap yang menimpa hakim-hakim di Indonesia. 

Ia mencatat bahwa tak satu pun pejabat berani mundur atau dipecat meski banyak hakim terjerat kasus korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini, tiga hakim dari Pengadilan Negeri Surabaya ditangkap oleh Kejaksaan Agung karena menerima suap terkait vonis bebas Ronald Tannur, putra anggota DPR yang menganiaya pacarnya hingga tewas. 

tvonenews

"Jika ada hakim yang terlibat dalam praktik suap, selain harus dikenakan sanksi pidana, ketua pengadilan juga wajib dicopot. Ini merupakan bentuk tanggung jawab atas kegagalan dalam pembinaan dan pengawasan," tegas Zaenur seperti yang dikutip dari Kompas.com pada Jumat (25/10/2024).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa langkah tegas ini harus diterapkan di semua tingkatan. "Jika kasusnya melibatkan pengadilan negeri, ketua pengadilan negeri harus mundur. Begitu juga untuk hakim pengadilan tinggi; ketua pengadilan tinggi yang bersangkutan juga harus dipecat," tambahnya.

Tak terkecuali, jika seorang hakim agung terlibat dalam suap, Ketua Mahkamah Agung (MA) dan ketua kamar harus bertanggung jawab dan mengundurkan diri. 

"Ini semua adalah bentuk pertanggungjawaban pimpinan," imbuhnya.

Zaenur juga menyoroti ketidakberdayaan MA dalam menangani kasus korupsi. 

"Selama ini, meski ada dua hakim agung, Gazalba Saleh dan Sudrajad Dimyati, yang diduga terlibat korupsi, tak ada tindakan dari Ketua MA. Tak ada pengunduran diri atau langkah konkrit lainnya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan bahwa maraknya kasus suap di kalangan hakim menunjukkan minimnya reformasi dalam sistem peradilan Indonesia, menciptakan budaya korupsi yang masih mengakar. 

"Pengawasan dan pembinaan di Mahkamah Agung dan lembaga peradilan lainnya masih sangat lemah. Korupsi telah menjadi bagian dari budaya peradilan sejak dahulu dan terus berlanjut hingga saat ini," tutup Zaenur. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral