News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Bukan Rezekinya Nikita Mirzani, Sudah Mau Diorbitkan jadi Duet dengan Anang Hermansyah, Semua Buyar, Gara-gara Artis ini: Padahal Aku...

Masih ingat kisah perseteruan antara aktris kontroversi Nikita Mirzani dengan keluarga Syahrini?. Saat itu hal tersebut menjadi drama artis terpanas di dunia hiburan
Jumat, 18 Oktober 2024 - 16:47 WIB
Nikita Mirzani dan Anang-Ashanty
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Masih ingat kisah perseteruan antara aktris kontroversi Nikita Mirzani dengan keluarga Syahrini?. Saat itu hal tersebut menjadi drama artis terpanas di dunia hiburan.

Diketahui, Nikita Mirzani sebelumnya pernah menggemparkan pemberitaan lantaran pengakuannya yang hampir berduet dengan penyanyi Anang Hermansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun keinginannya itu tak tercapai lantaran sosok Syahrini yang tiba-tiba datang dan mengambil posisi tersebut.

Hal itu bermula saat Anang Hermansyah yang berpisah dengan Kris Dayanti dan berniat mencari teman duet lain.

Nikita Mirzani digadang-gadang menjadi salah satu kandidat untuk menggantikan Kris Dayanti berduet dengan Anang Hermansyah.

Bahkan Nikmir dan Anang Hermansyah sempat berdiskusi untuk membuat lagu Rembulan.

"Waktu itu gue ditawarin Anang buat duet. Gue diminta remake lagu ‘Rembulan’," kata Nikita Mirzani dalam pernyataannya.

Saat itu Niki mengaku sangat antusias mendapatkan tawaran dari Anang Hermansyah. Ia beranggapan hal tersebut adalah peluang baginya memulai karier didunia musik.

"Gue sudah siap banget, tinggal eksekusi aja. Tapi tiba-tiba, nama Syahrini muncul dan semuanya berubah," lanjutnya.

Namun di tengah persiapannya dan berdiskusi, Anang Hermansyah justru mengumumkan akan berduet dengan Syahrini. Hal tersebut tentu membuat Nikita Mirzani kecewa.

“Gue kayak merasa dijatuhin banget waktu itu,” ungkap Nikita.  

"Syahrini tiba-tiba muncul dan dia yang dipilih. Gue nggak tahu kenapa, padahal gue udah siap banget," tambahnya.

Kekecewaan tersebut rupanya bukan hanya soal peluang karier saja. Saat itu Nikita Mirzani mengaku sedang berada di masa sulit.

Di saat yang sama, ibunya sedang berjuang melawan penyakit serius dan harus dirawat intensif di ruang ICU. 

Nikita merasa berada di persimpangan antara menjaga ibunya atau mengejar mimpi besarnya untuk menjadi seorang penyanyi terkenal.  

"Di satu sisi gue pengen banget bikin bangga nyokap, di sisi lain gue harus ada buat dia di rumah sakit," ungkapnya.

Rasa kecewa dan ketegangan ini tampaknya semakin memperburuk hubungan antara Nikita dan Syahrini.  

Persaingan yang awalnya mungkin hanya soal pekerjaan, berkembang menjadi konflik pribadi yang melibatkan keluarga. 

Bahkan, Nikita sempat terlibat pertengkaran sengit dengan Aisyahrani, adik Syahrini, di media sosial. 

Perseteruan ini semakin menegaskan bahwa konflik di antara mereka begitu mendalam dan sulit diselesaikan. 

Dalam sebuah kesempatan, Nikita mengungkapkan bahwa setelah kehilangan kesempatan duet tersebut, ibunya mengalami kondisi kesehatan yang semakin buruk.  

"Gue langsung kayak sedih dan nyokap gue langsung masuk ICU yang parah dan intensif. Gue mikir ini emang belum jodoh gue," ceritanya.

Meski merasa terpukul, Nikita mencoba tegar dan mengambil hikmah dari setiap kejadian. Hingga kini, baik Anang Hermansyah maupun Syahrini belum pernah memberikan pernyataan resmi terkait perubahan keputusan ini.  

Publik hanya bisa berspekulasi tentang alasan sebenarnya di balik pemilihan Syahrini sebagai pasangan duet Anang.  

Ada yang berpendapat bahwa keputusan ini murni soal bisnis musik, sementara yang lain meyakini ada faktor lain yang berperan di belakang layar.

Namun, bagi Nikita, kehilangan kesempatan ini adalah pelajaran besar tentang ketidakpastian dalam dunia hiburan. 

Ia memahami bahwa dalam industri yang penuh persaingan seperti ini, hal-hal tidak selalu berjalan sesuai rencana.  

"Gue tahu semua ini pasti ada hikmahnya. Gue percaya kalau jalan Tuhan itu selalu yang terbaik, meski awalnya gue nggak ngerti kenapa harus begitu," ujarnya. 

Banyak yang berspekulasi bahwa perseteruan ini turut menyumbang ketegangan berkepanjangan antara Nikita Mirzani dan Syahrini. 

Bahkan, meskipun sudah bertahun-tahun berlalu, hubungan keduanya tetap panas. Nikita beberapa kali terlihat melontarkan sindiran keras terhadap Syahrini di media sosial. 

Sementara itu, Syahrini dan Aisyahrani lebih memilih untuk tidak menanggapi secara langsung. 

Meski gagal menjadi pasangan duet Anang Hermansyah dan impiannya untuk menjadi diva baru musnah, Nikita Mirzani tidak menyerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Ia terus melanjutkan kariernya di dunia hiburan dengan berbagai kontroversi dan pencapaian lainnya. 

"Gue bukan orang yang gampang menyerah. Gue yakin, kalau gue tetap berusaha, pasti ada jalan lain yang lebih baik," ucap Nikmir.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral