News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rektor Universitas Pancasila Pidato di Forum G20 Education Dialogue, Singgung Revolusi Digital dan IT Bidang Pendidikan

Rektor Universitas Pancasila, Prof Marsudi Wahyu Kisworo pidato pada forum G20 Education Dialogue: Education, Technology and Quality Growth in the Digital Era.
Selasa, 15 Oktober 2024 - 22:28 WIB
Forum G20 Education Dialogue: Education, Technology and Quality Growth in the Digital Era, di Tiongkok.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof Marsudi Wahyu Kisworo menyebutkan revolusi digital abad ke-21 menuntut pemanfaatan teknologi secara maksimal dalam berbagai aspek, termasuk bidang pendidikan. 

Hal itu disampaikan saat menjadi keynote speaker sesi paralel pada forum G20 Education Dialogue: Education, Technology and Quality Growth in the Digital Era, di Tiongkok, Sabtu (12/10/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Marsudi juga menyampaikan rekomendasi lainnya yakni mengadaptasi kurikulum sesuai tuntutan industri yang berkembang serta kompetensi artificial intelligence (AI) dan technology information (TI).

"Kemudian, memanfaatkan teknologi dan memperluas platform digital lainnya, serta fokus pada pelatihan di sektor-sektor berkelanjutan dan pekerjaan yang tidak akan tergantikan oleh mesin," terang Prof Marsudi dalam keterangannya, Selasa (15/10/2024).

tvonenews

Dalam presentasinya yang membahas International & Private Partnership in Vocational Education itu, Marsudi juga memaparkan tentang tujuan dan tantangan dalam kerja sama internasional.

Menurutnya, kerja sama internasional sangat diperlukan untuk saling berbagi praktik terbaik antarnegara, meningkatkan kualitas dan standar pendidikan, mengatasi ketidakcocokan keterampilan secara global, dan mendorong pertukaran budaya melalui pendidikan dan pelatihan vokasi.

Namun, dia mengakui ada beberapa tantangan dalam kerja sama internasional yakni hambatan bahasa dan budaya yang mengganggu komunikasi, perbedaan standar pendidikan yang menciptakan masalah keselarasan, dan kendala pendanaan yang membatasi partisipasi dalam program.

"Selanjutnya, ketidakstabilan politik dan ekonomi yang mempengaruhi konsistensi, ketidakcocokan antara pelatihan dan kebutuhan industri, masalah pendanaan dan keberlanjutan, serta hambatan regulasi dan birokrasi di berbagai negara seperti Kerangka Kualifikasi Nasional," terangnya.

Oleh sebab itu, dia mengapresiasi forum kali ini karena bertujuan untuk mendorong pertukaran dan kerja sama pendidikan di bawah kerangka G20, serta meningkatkan kolaborasi di antara negara-negara anggota dalam bidang pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terutama dalam menghadapi revolusi digital abad ke-21 pada sektor pendidikan. Hal ini akan memberikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang melalui sarana digital selaras dengan visi negara-negara G20 untuk pertumbuhan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan," tandasya.

Pada acara yang berlangsung di East Campus of Beijing Foreign Studies University, Tiongkok, 10-12 Oktober 2024, pun dihadiri juga oleh pakar pendidikan, akademisi, serta pembuat kebijakan dari seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT