News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marissa Haque Pernah Cerita ke Ikang Fawzi Ingin Meninggal Duluan, Ternyata Sudah Punya Rencana Setelah Kepergiannya

Terungkap wawancara lama antara Marissa Haque dan Ikang Fawzi sebelum sang istri meninggal dunia. Ternyata artis senior itu pernah bilang ingin meninggal duluan
Minggu, 6 Oktober 2024 - 14:20 WIB
Marissa Haque Sudah Religius Sejak Muda, Saat Didekati oleh Ikang Fawzi Ia Lakukan Puasa 40 Hari
Sumber :
  • Instagram/ikangfawzi

Jakarta, tvOnenews.com - Artis senior Marissa Haque ternyata sempat bilang ke suaminya Ikang Fawzi bahwa dirinya ingin meninggal lebih dulu.

Marissa Haque meninggal dunia pada 2 Oktober 2024 lalu di kediamannya daerah Pelangi Bintaro, Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Marissa Haque menyebabkan kepedihan mendalam bagi keluarga, khususnya sang suami Ikang Fawzi yang harus kehilangan istrinya secara tiba-tiba.

Menurut keluarga, Marissa Haque tidak sedang mengalami sakit. Bahkan, beberapa jam sebelum meninggal, ia sempat mengajar melalui laptop dan membaca Al Quran.

Belakangan terungkap bahwa Marissa Haque bahkan sempat bilang ke Ikang Fawzi bahwa dirinya ingin meninggal lebih dulu daripada sang suami.

"Aku bilang sama Ikang, nanti kalau meninggal duluan mendingan Ibu ya," kata Marissa, dalam sebuah wawancara lalu dikutip YouTube insertlive, Minggu (6/10/2024).

Adapun alasan ia ingin meninggal duluan daripada sang suami karena merasa tidak sanggup jika harus hidup tanpa Ikang Fawzi.

"Karena aku enggak ngerti cara mengurus rumah sebesar ini. Kan kalau mati lampu tinggal ayah lampu ini listriknya gimana? Ini listriknya di mana?" kata dia menambahkan.

Menanggapi hal itu, sang suami pun mengatakan bahwa biasanya perempuan memiliki umur yang lebih panjang.

"Tapi perempuan biasanya lebih panjang umur Bu," kata Ikang menimpali.

Keduanya pun tertawa setelah mendengar jawaban Ikang yang tak terduga itu.

Selanjutnya, penyanyi senior itu mengungkapkan bahwa istrinya tak perlu terlalu memikirkan hal yang sudah pasti terjadi, yaitu kematian.

"Enggak lah, enggak usah dipikirin yang kayak begitu. Yang pasti terjadi, terjadilah. Gitu, kan," tuturnya.

Ikang mengatakan, ia dan sang istri sudah memikirkan jika suatu saat salah satu dari mereka harus pergi.

Rencana-rencana ke depan pun sudah dibagikan kepada kedua anak mereka, Bella dan Chiki.

"Kita sudah terbuka sama anak-anak tentang aset yang sudah kita kumpulkan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marissa pun membenarkan ucapan suaminya itu. Dirinya mengatakan bahwa ada dua rencana yang sudah dibuat oleh keluarganya.

"Kalau Ayah meninggal duluan, plannya A, B, C, D. Kalau Ibu meninggal duluan A, B, C, D. Kalau anak-anak sudah menikah maka, kalau belum menikah maka, enggak usah didramatisir," kata Marissa. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral