News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemnaker Siapkan Kebijakan 2025-2029, Fokus Strategi untuk Tingkatkan Skill Pekerja

Kemnaker merumuskan kebijakan tahun 2025-2029, utamanya bertujuan untuk memastikan pekerja Indonesia siap bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 22:52 WIB
Kemnaker dalam ASEAN Year of Skills 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (3/10/2024).
Sumber :
  • Dok. Kemnaker

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang merumuskan kebijakan strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia, menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin rumit.

Kebijakan yang difokuskan untuk tahun 2025-2029, utamanya bertujuan untuk memastikan pekerja Indonesia siap bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kebijakan ini juga dirancang untuk memberikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Dalam sebuah diskusi di acara panel ASEAN Year of Skills 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (3/10/2024), Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, menyoroti pentingnya transisi tenaga kerja dari sektor keterampilan rendah ke sektor yang lebih tinggi.

"Dengan meningkatkan keterampilan tenaga kerja, kita tidak hanya menciptakan nilai tambah yang lebih besar, tetapi juga membantu mendorong perekonomian nasional keluar dari jebakan middle income trap," ujar Anwar.

Meskipun optimis, Anwar juga mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan kebijakan ini.

Salah satu kendala terbesar adalah ketidakseimbangan penyerapan tenaga kerja, terutama di sektor industri yang justru menunjukkan penurunan.

Untuk mengatasi masalah ini, Anwar menegaskan bahwa kerjasama antara sektor pendidikan dan industri sangat diperlukan.

Link and match antara kedua sektor ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pasar tenaga kerja dengan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai.

Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap melalui empat fase hingga tahun 2045, dengan tujuan menjadikan Indonesia memiliki tenaga kerja unggul pada tahun tersebut.

Fase pertama (2025-2029), akan difokuskan pada pembentukan sistem pengembangan keterampilan yang terpadu dan sesuai dengan tuntutan pasar.

Fase kedua (2030-2034), akan menekankan pemanfaatan sistem tersebut oleh pasar kerja.

Selanjutnya, fase ketiga (2035-2039) bakal difokuskan pada peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar ASEAN dan global.

Akhirnya, fase keempat (2040-2045) akan memantapkan posisi tenaga kerja Indonesia sebagai talenta unggulan di pasar dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan perencanaan yang jelas dan fokus pada peningkatan keterampilan, Kemnaker yakin Indonesia bisa menghasilkan tenaga kerja yang inovatif dan mampu bersaing di tingkat global.

"Langkah ini merupakan kunci untuk menghadapi dinamika perubahan kebutuhan pasar tenaga kerja di masa depan," kata Anwar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT