News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tulang Belulang Manusia Dibungkus Kain Jarik Ditemukan di Pinggir Jalan Tol Rawa Buntu Serpong

Warga Rawa Buntut, Serpong, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia di pinggir Jalan Tol Kilometer 11+900. Polisi ungkap kronologi.
Senin, 30 September 2024 - 17:41 WIB
Warga Rawa Buntut, Serpong, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia di pinggir Jalan Tol Kilometer 11+900.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Rawa Buntut, Serpong, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia di pinggir Jalan Tol Kilometer 11+900.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa penemuan itu terjadi pada Minggu 29 September 2024 sekitar pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditemukannya di pinggir jalan tol, KM 11+900," tutur Ade Ary, Senin (30/9/2024).

Warga Rawa Buntut, Serpong, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia di pinggir Jalan Tol Kilometer 11+900.
Warga Rawa Buntut, Serpong, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia di pinggir Jalan Tol Kilometer 11+900.
Sumber :
  • Istimewa

 

Ia menjelaskan, mulanya ada seorang warga yang tengah melintas di jalan tersebut. Kemudian menemukan benda berupa kain jarik.

"(Saat dibuka) Di dalamnya itu ada bagian tulang yang menyerupai tempurung kepala, tulang kaki, tulang tangan, dan tulang rahang gigi bawah," ungkap Ade Ary.

Selanjutnya, Ade Ary mengatakan bahwa temuan tulang belulang itu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Hal ini guna dilakukan proses identifikasi.

"Ini selanjutnya dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh Polres Tangerang Selatan dan Polsek setempat, barang bukti tulang dan kain ini dikumpulkan lalu dibawa ke rumah sakit polri kramat jati untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI dan labfor Polri. Disaster Victim Identification," ungkap Ade Ary.

Sejauh ini, Ade Ary menyebut, sebanyak dua orang saksi telah diperiksa terkait penemuan tulang belulang ini.

"Dua orang saksi sudah dilakukan pendalam oleh polres dan polsek. Masyarakat, dua orang ya. Ada saksi A (28) dan saksi S (51). Saksi inilah yang pertama kali menemukan kemudian melaporkan ke kepolisian setempat," ungkapnya.

Terakhir, Ade mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan proses identifikasi oleh tim laboratorium forensik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu masyarakat diminta bersabar dan menunggu kepastian terkait temuan tulang ini. Apakah ada kaitannya dengan laporan orang hilang atau tidak.

"Saat ini mohon waktu, sedang dilakukan identifikasi terhadap barang bukti oleh benda-benda yang ditemukan berbentuk tulang belulang. Ini tulang apa, itu juga masih di dalami dan diidentifikasi," pungkasnya. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral