News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia dan Rusia Perkuat Kemitraan di Masa Depan

Indonesia dan Rusia masuki usia bilateral ke-75 pada 2025 dengan kedua negara siap merayakan hubungan ini dalam memperkuat kerja sama dalam bidang arsip negara.
Kamis, 26 September 2024 - 17:54 WIB
Indonesia dan Rusia akan memasuki usia bilateral ke-75 pada 2025. Kedua negara merayakan hubungan ini dengan memperkuat kerja sama dalam bidang arsip negara.
Sumber :
  • Istimewa

Dia berharap, dengan pengetahuan mendalam terkait sejarah kedua negara, dapat membantu hubungan Indonesia-Rusia di masa depan.

Sementara, Kepala Pelaksana/Penjabat Direktur Jenderal, Imam Gunarto, mengaku bangga Arsip Nasional Republik Indonesia menyelenggarakan seminar internasional bergengsi dan bekerja sama dengan Badan Arsip Federal Federasi Rusia dan Klub Diskusi Valdai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Dia menyampaikan penghargaan tertinggi kepada Badan Arsip Federal Federasi Rusia, Klub Diskusi Valdai, Kedutaan Besar Federasi Rusia di Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kedutaan Besar Indonesia di Moskow, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, para ahli domestik dan internasional, panitia penyelenggara bersama, dan semua pihak yang mendukung kesuksesan acara ini. 

Kerja sama bilateral di bidang kearsipan antara Indonesia dan Rusia telah resmi dimulai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Arsip Nasional Republik Indonesia dan Badan Arsip Federal Federasi Rusia pada tahun 2016 di Sochi, Rusia. 

"Sejak saat itu, kami telah melaksanakan beberapa kegiatan termasuk pameran bersama dan pertukaran informasi tentang data arsip di kedua negara. Kami juga melakukan beberapa kunjungan dan komunikasi seperti teman dekat atau saudara," imbuhnya. 

Dia menuturkan bagi Indonesia, Rusia selalu menjadi mitra strategis dalam hal kearsipan.

"Seminar internasional ini, yang bertema "Indonesia - Rusia: Dari Masa Lalu ke Masa Depan, Perspektif Sejarah dan Geopolitik," diharapkan menjadi langkah kunci menuju kemitraan yang kuat antara kedua negara dan komunitas kearsipan yang lebih baik antara Indonesia dan Rusia serta menjadi dasar dari kerjasama yang lebih besar dan kuat antara kedua negara," pungkas dia.(lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT