GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Ahmad Yani dan AH Nasution Tempeleng Soeharto, Tak Lama Kemudian Justru Berkuasa

Siapa sangka, Presiden ke-2 RI sekaligus sosok jenderal yang banyak dapat sorotan, Soeharto pernah ditempeleng oleh Ahmad Yani dan dipecat AH Nasution. Namun..
Selasa, 10 September 2024 - 07:13 WIB
Kisah Ahmad Yani dan AH Nasution Tempeleng Soeharto, Tak Lama Kemudian Justru Berkuasa
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto menjadi salah satu pihak yang banyak disorot jika membahas peristiwa G30S PKI tahun 1965.

Di masa pemberontakan G30S PKI, Soeharto menjabat sebagai Jenderal TNI. Namun, namanya tidak menjadi target partai komunis itu untuk diculik atau dibunuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gara-gara hal tersebut, ada beberapa orang yang beranggapan bahwa Soeharto sebenarnya berada di balik peristiwa G30S PKI.

Meski demikian, berdasarkan kesaksian Soeharto yang ia tuliskan di otobiografinya, ia menyebut bahwa pada malam G30S PKI dirinya juga sempat akan dibunuh.

Disebutkan Soeharto bahwa dirinya sedang berada di RSPAD Gatot Subroto karena menjaga anak bungsunya yang sakit, Hutomo Mandala Putra atau Tommy. Hal ini membuat PKI mengurungkan niat untuk membunuhnya.

Pada tahun 2000, mantan Wakil Perdana Menteri Indonesia, Soebandrio menuliskan memoar dengan judul 'Kesaksianku tentang G30S'. Di dalamnya, ia menuliskan tentang Soeharto.

Menurut Soebandrio, Soeharto sebenarnya merupakan pihak yang berupaya untuk melakukan kudeta merangkak terhadap Seokarno.

Bahkan, disebutkan Soebandrio bahwa jenderal TNI itu memiliki rekam jejak yang buruk dan kerap menimbulkan masalah.

Jenderal Ahmad Yani misalnya, ia dikabarkan pernah menempeleng Soeharto karena terlibat kasus penyelundupan barang.

Adapun dugaan penyelundupan barang itu karena Soeharto menjalin hubungan dengan pengusaha Tionghoa Liem Sioe Liong serta Bob Hasan.

Presiden Soeharto
(Presiden Soeharto)

Mendengar dugaan penyelundupan itu, Ahmad Yani dikabarkan sangat marah karena merasa korps Angkatan Darat (AD) telah dipermalukan.

Tak hanya itu, rupanya Soeharto juga pernah dipecat secara tidak hormat dari Pangdam Diponegoro oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal AH Nasution

Berdasarkan kesaksian Soebandrio dalam tulisannya, saat itu pria yang dijuluki The Smiling General itu dituding mengumpulkan uang dari perusahaan di Jawa Tengah menggunakan nama institusi TNI.

Meski demikian, pada akhirnya Soeharto diselamatkan oleh Mayjen Gatot Subroto karena merasa bisa membinanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

___Dendam Soeharto Mengakibatkan Akhir Hidup AH Nasution Bernasib Pilu?

Setelah peristiwa G30S PKI, Presiden Soekarno memberikan mandat kepada Soeharto melalui surat perintah 11 Maret 1966 (Supersemar).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral