News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Ekspresi 'Jijik dan Marah Terbaca oleh Pakar Gestur, Anies Baswedan Tampak Emosional dalam Video Pasca Pilpres-Pilkada

Pakar gestur, Monica Kumalasari menanggapi video Anies Baswedan soal perjalanan Pilkada 2024 hingga akhirnya ia tidak jadi dicalonkan. Menurutnya tampak...
Senin, 2 September 2024 - 13:34 WIB
Anies Baswedan
Sumber :
  • YouTube Anies Baswedan

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar gestur, Monica Kumalasari menanggapi video Anies Baswedan soal perjalanan Pilkada 2024 hingga akhirnya ia tidak jadi dicalonkan.

Sebelumnya, Anies Baswedan sempat mendapatkan dukungan dari PKB, PKS, dan NasDem untuk maju menjadi calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, tiga partai tersebut beralih mendukung Ridwan Kamil sehingga Anies Baswedan kehilangan dukungannya.

Setelah itu, santer diberitakan bahwa Anies akan dipasangkan dengan Rano Karno dan diusung oleh PDIP di Pilkada Jakarta.

Namun, sama seperti sebelumnya Anies tidak jadi diusung oleh PDIP. Akhirnya sampai pendaftaran Pilkada 2024 berakhir, mantan Gubernur Jakarta itu resmi tidak akan ikut berlaga di pemilihan kepala daerah tahun ini.

Untuk menjawab berbagai pertanyaan, Anies kemudian mengunggah pernyataan mengenai sudut pandangnya selama jelang pendafaran Pilkada. Ia sempat menyebut soal partai yang disandera kekuasaan serta rasa penyesalan.

Pakar gestur, Monica Kumalasari mengatakan, di dalam video yang diunggah di media sosial Anies Baswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu terlihat berbicara jujur apa adanya.

Menurut Monica, Anies tidak terlihat sedang menyembunyikan sesuatu dan bahkan tampak cukup emosional.

“Dalam 14 menit pertama video, terlihat bahwa Anies berada dalam kondisi 'Low Control', artinya ia kurang mampu mengontrol emosinya sehingga mudah terbaca,” ujar Monica dalam program 'Apa Kabar Indonesia Pagi' di kanal YouTube TvOneNews, Senin (2/9/2024).

Ia menuturkan, ekspresi Anies menampilkan tanda-tanda ketidakpuasan, ketidaksiapan, dan penyesalan yang jelas terlihat.

"Ekspresi yang keluar adalah disgust (jijik) yang hampir 50 persen, adalah merupakan ekspresi di mana 'lo gitu banget sih'. Jadi kita mengatakan bahwa sebelah itu lebih immoral, gitu," ungkapnya.

Sebagian besar ekspresi yang tertangkap oleh Monica adalah Anies merasa dirinya berbeda dengan partai atau kelompok lain.

Hal ini senada dengan yang diungkapkan Anies secara blak-blakan soal adanya partai yang tersandera dan secara tersirat menandakan ia tidak ingin masuk ke dalam pusaran sandera kekuasaan itu.

"Jadi kalau ekspresi itu yang muncul artinya kan 'saya sama kamu beda'. Kalau dia mengatakan ini ada penyanderaan dan sebagainya, it's true. Artinya relate (sesuai) dengan apa yang ditampilkan karena ekspresinya seperti itu," ujar Monica menjelaskan.

Selain itu, Monica juga mengamati adanya ekspresi bahagia yang muncul, yang menandakan bahwa Anies tidak berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda di hadapan publik. 

"Ada muncul ekspresi yang mengatakan si 'happy' itu muncul," kata dia menambahkan.

Terakhir, ia juga menyoroti ada ekspresi kemarahan yang ditunjukkan Anies di dalam video tersebut meskipun tidak menjadi dominan.

Ia menduga ekspresi kemarahan tersebut muncul bersamaan dengan rasa penyesalan yang diungkapkan mantan Gubernur Jakarta itu.

Di dalam video yang diunggahnya, Anies juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa menyesal tidak bisa berkontestasi di Pilkada Jakarta karena tidak mampu membantu lebih banyak untuk warga miskin kota sebagai pembuat kebijakan.

Analisis yang dilakukan oleh Monica adalah ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteligence (AI).

Melalui teknologi AI tersebut, mampu menangkap sebagian besar gestur yang diungkapkan Anies di dalam videonya. (ppt/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral