News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bicara Lagi soal Tweet-Tweet 'Keras' Lamanya, Ridwan Kamil: Lagi Kontestasi Orang Nyari Jelek, Enggak Masalah

Ketika menanggapi unggahan lamanya di media sosial Twitter yang kembali viral, bakal calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (RK) mengaku bahwa sosoknya dahulu berbeda dengan yang sekarang setelah menjadi pejabat publik.
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 07:10 WIB
Ridwan Kamil
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ketika menanggapi unggahan lamanya di media sosial Twitter (sekarang X) yang kembali viral, bakal calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (RK) mengaku bahwa sosoknya dahulu berbeda dengan yang sekarang setelah menjadi pejabat publik.

“Saya dulu dengan yang sekarang setelah menjadi pejabat publik kan beda. Saya dulu memang pemarah. Tweet lawasnya muncul lagi,” kata RK, Jumat (30/8/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa dia sejatinya telah meminta maaf atas cuitan lamanya itu. Dia mengaku telah bertransformasi.

“Sebenarnya saya sudah minta maaf. Sudah minta maaf tiga kali. Minta maaf di 2013 waktu nyalon wali kota. Udah minta maaf 2018 kok muncul lagi? Minta maaf lagi kemarin 2024,” ujarnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengaku pernah menjadi bagian dari masyarakat yang mengekspresikan pendapat lewat aksi demonstrasi.

Lalu, dia memutuskan masuk ke dalam sistem pemerintahan untuk memperbaiki keadaan yang juga membentuk dirinya sebagai pribadi bijak.

“Dulunya saya kan tukang demo juga, tapi saya harus mengubah negeri ini melalui masuk ke sistem. Setelah [masuk] sistem kan enggak ada konten-konten tweet yang kontroversi karena saya sudah bertransformasi: lebih bijak, lebih terukur,” ujarnya.

Namun demikian, Ridwan Kamil tidak mempermasalahkan tweet lamanya yang kembali diungkit oleh warganet. Menurut dia, hal tersebut biasa terjadi dalam proses kontestasi politik.

“Lagi kontestasi mah orang nyari jelek. Enggak masalah,” ucap dia.

Diketahui, sejumlah cuitan lama Ridwan Kamil di Twitter kembali viral beberapa waktu lalu.

Ramai warganet mengunggah dan membagikan ulang tweet lawas RK termasuk di antaranya terkait kritik terhadap Kota Jakarta.

Kemudian, Ridwan Kamil mengunggah permintaan maaf lewat akun X resminya @ridwankamil pada Minggu (25/8/2024).

Ia mengaku kurang bijak dalam berekspresi di media sosial ketika itu dan belajar banyak dari proses tersebut.

“Maafkan aku yang dulu. Mari kita move on (beranjak),” ucap dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ridwan Kamil merupakan bakal calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 yang berpasangan dengan Suswono sebagai bakal calon wakil gubernur.

Keduanya resmi mendaftar ke KPU DKI Jakarta pada Rabu (28/8/2024).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral