News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Pakai Kemeja Kuning saat Hadiri Munas Partai Golkar, Jadi Kader?

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).
Rabu, 21 Agustus 2024 - 19:59 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, Jokowi memasuki aula sekitar pukul 19.30 WIB. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu datang memakai kemeja panjang berwarna kuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi memasuki aula bersama dengan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Sebelum Jokowi masuk, putra sulung Jokowi sekaligus Wakil Presiden terpilih 2024 Gibran Rakabuming Raka sudah lebih dulu memasuki aula. Dia memakai kemeja batik cokelat.

Sebelumnya, Jokowi diisukan menjadi Dewan Pembina Partai Golkar usai Bahlil terpilih menjadi ketua umum Golkar periode 2024-2029.

Bahlil mengatakan bahwa dirinya tidak bisa melarang orang lain memiliki asumsi bahwa Jokowi akan menjadi Dewan Pembina Golkar di masa kepemimpinannya.

Bahlil pun mengingatkan bahwa Tuhan bisa mengabulkan doa manusia. Dia lantas berkelakar agar tidak menyalahkan dirinya jika asumsi Jokowi menjadi Dewan Pembina Golkar itu dikabulkan Tuhan.

“Mudah-mudahan aja, orang itu kalau ngomong kalau doanya diijabah oleh Allah jangan nyalahin saya, loh. Bukan enggak mau, kalau doanya begini terus, diijabah oleh Allah, kalau terjadi, ah, paten barang itu, kan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Golkar Adies Kadir menuturkan bahwa Jokowi memiliki peluang menjadi Dewan Pembina Golkar.

Meskipun dalam AD/ART Partai Golkar menyatakan bahwa yang bisa menjadi Dewan Pembina adalah politisi senior Golkar.

Namun, Adies mengatakan bahwa AD/ART tersebut bisa diubah pada Musyarah Nasional (Munas) yang digelar tiap lima tahun sekali.

“Sangat memungkinkan, perubahan AD/ART itu adanya di dalam Munas. Jadi setiap 5 tahun itu perubahan itu ada di dalam AD/ART,” tegasnya di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2024). (saa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral