News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas, KOMITs Desak MA Tolak Kasasi Rektor Unsrat Manado

Ratusan massa Koalisi Masyarakat Indonesia untuk Transparans (KOMITs) gelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Selasa (13/8/2024).
Rabu, 14 Agustus 2024 - 14:14 WIB
KOMITs Desak MA Tolak Kasasi Rektor Unsrat Manado.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ratusan massa dari Koalisi Masyarakat Indonesia untuk Transparans (KOMITs) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Selasa (13/8/2024). 

Aksi unjuk rasa ini mendesak MA menolak Kasasi yang diajukan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Bertie Sompie terkait kasus yang saat ini sedang menjerat dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksi itu, KOMITs membawa sejumlah spanduk besar berisi sejumlah tuntutan. 

Diantaranya “Tolak Kasasi Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado Berty Sompie di MA”,  “Lindungi MA dari Intervensi Kasus Unsrat Manado”. Lalu, “Tangkap dan Adili Rektor Unsrat”, dan Rektor Unsrat Langgar Statuta”.

Kemudian, “Pengadilan TUN Tingkat Pertama: REKTOR KALAH, Pengadilan TUN Tingkat Banding: REKTOR KALAH, Kasasi di MA: REKTOR??”. “Pelantikan Dekan Kedokteran LANGGAR STATUTA, Perlantikan Dekan FKM LANGGAR STATUTA, Pelantikan Warek Bid III LANGGAR STATUTA”.

Juru Bicara KOMITs, Ronald menyampaikan Petisi yang isinya adalah menolak kasasi Rektor Unsrat Manado Bertie Sompie. Dan, bongkar konspirasi Rektor Unsrat Bertie Sompie terkait Penerimaan Program Dokter Spesialis (PPDS). 

tvonenews

"KOMITs juga mendesak aparat penegak hukum agar menangkap dan mengadili Rektor Unsrat Manado, Berty Sompie. Lalu mendesak pemerintah untuk membongkar kejahatan yang dilakukan Rektor dan Ketua Senat Unsrat Manado Ralp Kairupan," kata Ronald dalam keterangannya, Rabu (14/8/2024). 

"Keduanya diduga terlibat dalam kecurangan PPDS, infonya ada intervensi dari Rektor, Ketua Senat dan Dekan Fakultas kedokteran. Hal tersebut berujung dengan pemanggilan oleh pihak rektorat kepada Kepala Bagian Bedah dan Kaprodi Bedah Unsrat," sambung dia.

Terakhir, mendesak agar mengusut tuntas keterlibatan Rektor Unsrat Manado, Berty Sompie terkait Ujian Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri.

"Yang sangat rawan adalah penukaran soal ujian jalur mandiri dimana soal yang berjumlah 3.000 diganti soal berjumlah 180," ujar Ronald.

Menurut KOMITs, terdapat tiga alasan paling rasional yang memungkinkan jabatan Rektor UNSRAT layak dicopot oleh Mendikbuderistek.

"Tiga alasan itu bersifat pelanggaran krusial yang menyebabkan rusaknya marwah perguruan tinggi," ucap Ronald

Pertama, menurut Ronald, pelanggaran statuta dimana Rektor Unsrat secara terang benderang melakukan pelanggaran statuta.

Khususnya dalam kasus pemilihan Dekan Fakultas Kedokteran yang kemudian dilaporkan dr Theresia Kaunang. 

"Pelanggaran itu secara hukum sudah diadili di Pengadilan Tatausaha Negara (PTUN) yang isinya Rektor Unsrat kalah telak. Theresia Kaunang menggugat surat keputusan Rektor Unsrat Nomor 673/UN12/KP/2023 tentang Calon Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Periode 2023-2027," kata Ronald. 

Dalam aksi unjuk rasa itu, KOMITs diterima Iwan Kurniawan yang mewakili pimpinan MA dan menerima aspirasi yang disampaikan KOMITs.

"Perkara ini sudah kami terima, dan masukan yang terang benderang sehingga bisa diambil keputusan oleh majelis hakim," ucapnya.

Diketahui, Rektor Unsrat sempat mengajukan banding di PTUN, namun hakim malah menguatkan putusan terdahulu. Tidak puas dengan putusan banding, Rektor Unsrat mengajukan kasasi, saat ini status kasasi masih di meja Mahkamah Agung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikutnya, kontroversi kuota Fakultas Kedokteran dimana menurut sumber resmi Unsrat, Rektor Berty diduga mengetahui dan membiarkan praktek penambahan kuota tersebut.

Dengan diambil dari jatah daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) seperti Papua dan Papua Barat, serta anak-anak TKI dimanfaatkan oknum pimpinan Unsrat.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral