News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dede dan Aep Siap-siap, Bareskrim Polri Mulai Panggil Saka Tatal sebagai Saksi soal Kesaksian Palsu Kasus Kematian Vina dan Eky

Bareskrim Polri melakukan pemanggilan pada mantan terpidana kasus Vina, Saka Tatal Selasa (13/8/2024) mendatang. Hal ini terkait kesaksian palsu Dede dan Aep.
Senin, 12 Agustus 2024 - 13:13 WIB
Mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon Saka Tatal menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/7/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Bareskrim Polri sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap mantan terpidana kasus Vina, Saka Tatal pada Selasa (13/8/2024) mendatang.

Adapun pemanggilan terhadap Saka Tatal ini terkait dengan dugaan kesaksian palsu dari Dede dan Aep soal kasus Vina dan Eky delapan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui bahwa pada tahun 2016 lalu, Dede dan Aep mengatakan bahwa Vina dan Eky terlihat dikejar dan dilempari batu oleh sekelompok geng motor.

Meski demikian, baru-baru ini Dede mencabut kesaksiannya dan mengatakan tidak pernah melihat kejadian pelemparan batu terhadap Vina dan Eky itu.

Dede bahkan mengatakan bahwa dirinya diminta Iptu Rudiana atau ayah Eky untuk membuat kesaksian palsu soal pembunuhan Vina.

Keterangan dari Dede dan Aep itu kemudian membuat para terpidana yang kini dipenjara harus mendekam di jeruji besi sebagai pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

Terkait hal tersebut, para terpidana kasus Vina pun telah melaporkan Dede dan Aep ke polisi terkait dengan kesaksian palsu.

Kini, giliran Saka Tatal akan dipanggil Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan soal kesaksian palsu tersebut.

"Diperiksa di Bareskrim Mabes Polri pada besok pukul 10.00 WIB," ujar Titin kepada wartawan, Senin (12/8/2024).

Selain diperiksa, Titin mengatakan pihaknya juga membawa barang bukti berupa berita acara pemeriksaan (BAP) atas nama Dede dan Aep sebagai sasksi kasus Vina dan Eky.

Dijelaskan Titin, Saka Tatal nantinya akan menyampaikan alibinya terkait kasus Vina saat diperiksa di Bareskrim Polri.

Sementara itu, Titin akan menyiapkan argumen yang menegaskan bahwa Saka Tatal tidak pernah terlibat dalam kasus Vina dan Eky.

"Saka hanya akan membuktikan dia pada hari kejadian sama alibi dia dan keluarganya," kata Titin menjelaskan.

Sebelum Saka, Bareskrim Polri juga telah meminta keterangan dari tujuh terpidana kasus Vina dan Eky.

Pengacara terpidana kasus Vina, Roely Panggabean mengatakan, tujuh terpidana diperiksa untuk menindaklanjuti pelaporan soal kesaksian palsu Dede dan Aep. (ant/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral