News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makin Terang Benderang, Kuasa Hukum Terpidana Kasus Vina Sebut Punya Saksi Kuat yang Lihat Kejadian Kematian Vina dan Eky, Katanya...

Kuasa hukum terpidana kasus Vina siap buktikan bahwa kliennya tidak bersalah dan telah membawa sejumlah saksi yang bisa membuktikan bahwa sebenarnya Vina itu..
Minggu, 11 Agustus 2024 - 10:33 WIB
Jutek Bongso.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Ariyansyah

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum terpidana kasus Vina, Jutek Bongso mengatakan pihaknya siap membela kliennya dan telah menghadirkan dua saksi kuat yang bisa bikin terang kematian dua sejoli itu.

Jutek mengatakan, pihaknya mendapatkan tiga saksi yang pada malam kematian Vina dan Eky melewati Jembatan Talun Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para saksi ini juga sempat melihat kejadian kecelakaan yang diduga sebagai Vina dan Eky.

Meski belum terkonfirmasi bahwa itu benar adalah Vina dan Eky, namun dari segi lokasi dan waktunya para saksi ini memang berada di waktu yang sama dengan dua sejoli itu saat melintasi Jembatan Talun Cirebon.

Terkait hal tersebut, Jutek mengatakan kesaksian saksi yang dibawa pihaknya bisa diuji kebenarannya.

Sebab, informasi dari para saksi ini soal kejadian kematian Vina dan Eky sangat rinci dan seragam meski ada yang tidak saling mengenal.

Selain itu, kesaksian saksi baru bernama Ismail dan Adi ini juga sejalan dengan pernyataan Dede dan Liga Akbar terkait kejadian yang sebenarnya di malam kematian Vina dan Eky.

Salah satu saksi mengatakan pada 27 Agusutus 2016 sekitar pukul 22.00 WIB lebih, ia dan anak angkatnya melewati flyover atau Jembatan Talun.

"Berpapasan sebelum kejadian dan melihat peristiwa itu. Persis kejadiannya dan keterangannya nggak ada yang meleset," kata Jutek, dalam tayangan YouTube SINDOnews, berjudul 'Tak Hanya Saka, 6 Terpidana Lain Juga Ajukan PK', dikutip Minggu (11/8/2024).

Adapun kesaksian saksi bernama Ismail mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengendarai motor dengan anaknya menuju hotel.

Dari lawan arah, ia melihat ada pengendara motor yang teriak-teriak bahagia. Sementara penumpang perempuan berdiri sambil membonceng.

Tak berapa lama, motor itu oleng kemudian terlihat seperti menabrak trotoar dan kedua pengendara motor itu terhempas ke aspal.

Dua pengendara motor yang kemudian meninggal dunia itu diduga adalah Vina dan Eky karena waktu dan tempat kejadiannya sama dengan yang diketahui selama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Jutek, keterangan dari Ismail itu sangat mungkin untuk diuji kebenarannya.

"Dengan fakta-fakta yang ada, dan diceritakan rinci sampai pengangkatan jenazah, apa yang rusak, apa yang dilihat, itu bisa diuji. Dia masih ingat semua itu. Motornya warna apa, nanti bisa diolah TKP," kata dia lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral