News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makam Afif Maulana akan Dibongkar Besok, Dokter Sumi Akan Turun Tangan

Polda Sumbar umumkan bahwa proses ekshumasi atau penggalian makam jenazah Afif Maulana, yang tewas diduga dianiaya oknum polisi di Jembatan Kuranji Kota Padang
Rabu, 7 Agustus 2024 - 17:59 WIB
Kolase tewasnya Afif Maulana usai diduga dianiaya polisi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Dwi Sulistyawan, mengumumkan bahwa proses ekshumasi atau penggalian makam jenazah Afif Maulana, bocah 13 tahun yang tewas diduga dianiaya oknum polisi di Jembatan Kuranji, Kota Padang.

Kasus penganiayaan ini terjadi pada awal Juli. Sementara ekshumasi rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (8/8/2024) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses penggalian makam ini dilakukan menyusul sudah terbitnya surat ekshumasi. 

Dwi Sulistyawan menyebut, bahwa surat permohonan ekshumasi telah diterima pihaknya sejak 29 Juli 2024.

"Pada tanggal 3 Agustus 2024, kami sudah mengirimkan surat ke Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI). Senin kemarin kami mengirimkan surat asli ke mereka di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta," kata Dwi Sulistyawan, Rabu (7/8/2024).

Kata Dwi, menindaklanjuti surat permohonan tersebut, PDFMI sudah memberikan respons yang menyatakan ekshumasi akan dilakukan pada Kamis besok.

Dijelaskan Dwi, sejumlah dokter yang direncanakan terlibat dalam proses ekshumasi terhadap jasad Afif Maulana ini antara lain, Ade Firmansyah Sugiharto dari RSCM, Baiti Adayati dari PB PDFMI, Rika Susanti, Unand, Sigit Lintang Kirana, Undip, dan Adriansyah Lubis dari USU. 

"Sementara dari Polri, dokter yang ikut adalah Brigjen Pol dr Sumihestri dan Brigjen Pol (Purn) Pramujoko," ujar Dwi. 

Dwi menambahkan bahwa, tim ekshumasi akan berangkat ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Afif Maulana pada pukul 07.00 WIB. 

Proses penggalian kubur dijadwalkan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. 

Setelah jasad digali, pada pukul 09.00 WIB, jasad Afif Maulana akan dibawa ke Instalasi Forensik RSUP dr M Djamil Padang untuk dilakukan autopsi pada pukul 10.00 WIB hingga selesai. 

"Setelah itu, PDFMI akan menggelar jumpa pers setelah ekshumasi selesai dilakukan. Tim kemudian akan kembali ke hotel," tutup Dwi. 

Sebagaimana diketahui, jasad Afif Maulana ditemukan dibawah Jembatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar, pada tanggal Minggu pagi 9 Juni 2024 lalu. 

Kematian Afif Maulana seketika bikin heboh publik lantaran kematiannya dianggap tidak wajar. 

Lembaga Bantuan Hukum Padang sebagai kuasa hukum keluarga Afif Maulana, menilai bahwa kematian korban diakibatkan oleh tindakaan penganiayaan yang dilakukan oknum aparat Kepolisian Polda Sumbar saat melakukan operasi cipta kondisi pada malam harinya.(muu) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral