News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Tragis Dibalik Vonis Bebas Ronald Tannur, Keluarga Dini Sera : Anaknya Bertemu Ibunya untuk Pertama dan Terakhir Kalinya

Gregorius Ronald Tannur divonis bebas oleh Majelis Hakim PN Surabaya usai didakwa dugaan kasus penganiayaan disertai pembunuhan terhadap Dini Sera Afriyanti.
Rabu, 7 Agustus 2024 - 00:00 WIB
Kolase Ronald Tannur dan potongan gambar kondisi Dini Sera yang kritis usai alami penganiayaan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Gregorius Ronald Tannur divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya usai didakwa pada dugaan kasus penganiayaan disertai pembunuhan terhadap Dini Sera Afriyanti.

Vonis bebas tersebut diputuskan oleh tiga Majelis Hakim PN Surabaya yakni Erintuah Damanik, Heru Hanindio, dan Mangapul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik menyatakan Ronald Tannur selaku terdakwa pembunuh kekasihnya Dini Sera Afrianti, tidak terbukti bersalah.

Majelis Hakim pun memvonis bebas anak dari anggota DPR RI tersebut dari segala dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

“Terdakwa tidak terbukti bersalah atas kematian kekasihnya Dini Sera Afrianti, dan membebaskan Ronald Tannur dari seluruh dakwaan jaksa penuntut umum, yaitu Pasal 338, 351, dan 359 KUHP," jelas Hakim Erintuah saat membacakan putusan. 

Vonis bebas tersebut ditengarai penilaian Majelis Hakim yang menyebut terdakwa masih ada upaya membantu korban di masa-masa kritis dengan membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Kisah Tragis Dibalik Vonis Bebas Ronald Tannur

Alfika Risma hanya dapat pasrah dengan duka mendalam yang dirasakan ia bersama keluarganya usai vonis bebas terhadap Ronald Tannur.

Alfika adik perempuan dari almarhumah Dini Sera tak kuasa menahan derasnya air mata yang membasahi pipi kala menceritakan detik-detik kabar duka yang diterimanya.

Alfika bercerita pada Oktober 2023 silam telepon genggam miliknya tiba-tiba berbunyi nyaring menandakan adanya panggilan telepon.

Telepon tersebut bersumber dari sang kakak yang tinggal bersama ibunya untuk menyampaikan kabar duka berupa kepergian Dini Sera di Surabaya.

Saat menerima telepon tersebut, Alfika pun tak dapat berkata hanya meneteskan air mata secara spontan.

Tak lama, ia pun pergi ke kediaman sang ibu untuk menanyakan kelanjutan dari kabar duka tewasnya Dini Sera.

Namun, ia tak sempat bertemu sang ibu hanya ada kakak lelakinya di rumah tersebut yang tengah menunggu kabar keberangkatannya ke Surabaya.

"Yang jelas pagi ntah pukul berapa almarhum ibu itu datang ke sepupu Teh Kiki yang ikut mendampingi ke Surabaya," kata Alfika dikutip dari YouTube program Fakta tvOne, Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Alfika bercerita saat itu sang ibu baru saja melakukan pengobatan rutin akibat penyakit kanker yang dideritanya.

Namun, sang ibunda dari Dini Sera tak mempedulikan kondisinya mengingat kabar sang anak yang sudah tak bernyawa berada jauh darinya.

"Di situ ibu baru selesai kemoterapi, tapi mendengar anaknya yang sudah meninggal apalagi sudah enggak ketemu berbelasan tahun gitu, jadi dia berangkatlah ke Surabaya," kata Alfika.

Alfika mengaku ia dan kakak lelakinya gelisah menunggu kabar dari sang ibu yang berangkat ke Surabaya.

Ditambah, anak dari Dini Sera yang tinggal bersama Kaka lelaki dan ibunya di Sukabumi terus bertanya kondisi yang tengah melanda keluarga tersebut.

Tak lama, sang ibu pun memberi kabar duka terkait kepastian jika Dini Sera telah dinyatakan meninggal dunia pada salah satu RS di Surabaya.

Saat itu pula, keluarga sesegara mungkin melakukan pengurusan jenazah untuk dibawa ke rumah duka di kampung halamannya Sukabumi.

Kesedihan tak tertutupi bagi Alfika dan keluarga saat detik-detik tibanya jenazah dari almarhumah Dini Sera.

Alfika mengaku tak kuasa menahan kesedihannya kala sang anak dari Dini Sera terus menunggu kepulangan jenazah sang ibu.

"Yang paling aku sedih lihat anaknya ini, jadi anaknya ini dia sampai benar-benar gak tidur nungguin jenazah ibunya, bener-bener sakit hati," kata Alfika berlinang air mata.

Duka semakin dirasakan oleh Adika dan keluarga saat kepergian Dini Sera secara tragis tersebut.

Sebab, Dini Sera didapati memiliki seorang anak yang telah ditinggalnya sejak usia 6 bulan.

Semasa hidupnya, Dini Sera hanya dapat berkomunikasi dengan anak kandungnya yang tinggal bersama ibu dan kakak lelakinya tersebut.

Tragisnya, sang anak akhirnya bertemu dengan Dini Sera kala kondisi tubuhnya telah kaku membiru.

"Anaknya itu bertemu dengan ibunya benar-benar untuk pertama dan terakhir. Karena memang ditinggalin ibunya pada usia 6 bulan jadi enggak tahu sosok ibunya seperti apa dia hanya tahu lewat video call, itu yang paling bikin aku sakit banget," ungkapnya.

Kronologis Kasus Kematian Dini Sera

Peristiwa penganiayaan hingga berujung maut yang dialami Dini Sera terjadi pada Rabu, 4 Oktober 2023 silam.

Kala itu Dini alias Andini didapati tengah karaoke di Blackhole KTV Surabaya bersama kekasih hatinya sekaligus pelaku yakni Ronald Tannur.

Kala itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pasma Royce mengatakan korban dan pelaku terlibat pertengkaran di parkiran Mal Lenmarc sekira pukul 01.00 dini hari.

Dalam pertengkaran tersebut Ronald Tannur didapati melakukan aksi penganiayaan terhadap korban.

Bahkan, dengan sadisnya Ronald Tannur melindas korban dengan mobil yang dikendarainya.

"Posisi GR (tersangka) masuk mobil dijalankan lalu GR parkir kanan, padahal posisi korban duduk di sebelah kiri sehingga korban terlindas sehingga terseret 5 meter," kata Pasma kala itu.

Di sisi lain, Dimas Yemahura Alfarauq selaku kuasa hukum keluarga Dini Sera menceritakan kronologi aksi penganiayaan oleh Ronald Tannur yang berujung tewasnya wanita beranak satu itu.

Dimas menjelaskan Dini Sera telah mendapatkan sejumlah aksi penganiyaan oleh Ronald Tannur kala menghadiri sebuah party di Balckhole KTV.

"(Dini) Sebelum meninggal sempat mengirim voice note. Saya enggak tahu salah apa, tapi ditendang terus sama dia. Jadi menurut cerita sekuriti di basement Balckhole KTV korban ini dijatuhkan terduga pelaku untuk sengaja ditinggalkan. Pelaku juga sempat memasukkan korban ke dalam bagasi kemudian dibawa R," kata Dimas.

Aksi kejih Ronald Tannur tak berhenti di situ, usai kondisi Dini Sera yang tak berdaya.

Pasalnya, Ronald Tannur memilih membawa Dini Sera kembali ke apartemennya dalam kondisi kritis akibat penganiayaan yang dilakukannya.

Ronald Tannur pun mengeluarkan Dini Sera yang telah dalam kondisi kritis dari bagasi mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, aksi Ronald Tannur dilihat oleh sejumlah orang hingga menyarankan pelaku untuk membawa korban ke rumah sakit.

Naas nyawa Dini Sera tak tertolong sebelum mendapat perawatan akibat aksi penganiyaan yang dideritanya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral